Sabtu, 15 Agustus 2026

Kemendikdasmen Perkuat Akses Pendidikan melalui Beasiswa SCG Sharing the Dream 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 16:45 WIB
Kemendikdasmen Perkuat Akses Pendidikan melalui Beasiswa SCG Sharing the Dream 2026
Wamendikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq dalam acara awarding ceremony SCG Sharing the Dream di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pendidikan dan mendukung pengembangan talenta muda Indonesia.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui program beasiswa SCG Sharing the Dream 2026 yang diselenggarakan PT SCG Indonesia. Program ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua melalui partisipasi semesta.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI Fajar Riza Ul Haq mengatakan, perluasan akses pendidikan menjadi bagian penting dalam menjaga dan mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia.

"Pendidikan memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk memiliki mimpi dan merancang masa depan. Tugas kita bersama adalah menjaga mimpi tersebut dengan memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap pendidikan yang baik dan bermutu," ujar Fajar dalam acara awarding ceremony SCG Sharing the Dream di Jakarta, Selasa.

Fajar juga berpesan kepada para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara bertanggung jawab. Ia mendorong para penerima untuk menyelesaikan pendidikan dengan baik, terus mengembangkan kemampuan, dan kelak memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

"Tuntaskan pendidikan dengan sebaik-baiknya dan kelak kembalilah kepada masyarakat untuk memberikan dampak positif," pesannya.

Ia turut mengapresiasi PT SCG Indonesia yang selama 14 tahun konsisten memberikan dukungan beasiswa bagi putra-putri Indonesia. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan, dukungan dari berbagai pihak melalui program pendidikan dapat memperkuat pengembangan talenta secara berkelanjutan.

Menurut Irene, pengembangan talenta tidak boleh berhenti pada pencapaian prestasi. Potensi dan kemampuan murid perlu terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Ia menambahkan, program beasiswa SCG sejalan dengan Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid.

Dalam regulasi tersebut, manajemen talenta mencakup identifikasi bakat dan minat, pengembangan bakat dan minat, aktualisasi talenta, apresiasi, hingga kapitalisasi talenta. "Program SCG ini merupakan kapitalisasi talenta," kata Irene.

Presiden Direktur PT SCG Indonesia Pattaraphon Charttongkum mengatakan, program SCG Sharing the Dream tidak hanya berfokus pada pemberian dukungan pendidikan. Para penerima beasiswa juga didorong untuk memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Para penerima beasiswa tidak hanya sebagai penerima saja, tetapi juga melakukan sesuatu yang berkelanjutan untuk masyarakat," ujarnya.

Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Raffi Aditya Pradipta, mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan tersebut. Alumni SMA Negeri 1 Karawang itu sebelumnya pernah mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Kimia.

Raffi mengatakan prestasinya telah tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), yang menjadi salah satu pangkalan data talenta nasional.

"Dahulu saya mengikuti OSN cabang Kimia. Saya sangat bersyukur prestasi yang didapat terekam dalam SIMT. Sekarang saya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mendapatkan Beasiswa SCG," kata Raffi.

Penerima lainnya, Ananda Safira Aulia dari SMA Negeri 56 Jakarta, juga merasakan manfaat dari pencatatan prestasi dalam SIMT. Ia merupakan salah satu penerima penghargaan pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang Cipta Puisi. "Nama saya terdaftar dalam SIMT dan menjadi portofolio untuk masa depan saya," ujarnya.

Sebanyak delapan penerima Beasiswa SCG merupakan alumni ajang talenta yang diselenggarakan Puspresnas. Prestasi kedelapan murid tersebut telah tercatat dalam SIMT.

Melalui kolaborasi pemerintah dan berbagai pihak, program beasiswa diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan bagi generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencetak talenta Indonesia yang berprestasi, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi SLB, Wujudkan Pendidikan Inklusif di Yogyakarta
Kemendikdasmen Dorong Guru Vokasi Kuasai AI untuk Hadapi Perkembangan Teknologi
Kemendikdasmen Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Bungo
Wamendikdasmen Dorong Bungo Tingkatkan APK SMA, 4 Juta Anak Masih Tidak Sekolah
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Digital Guru melalui Program KLIC 2026
Kemendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Darurat dan Revitalisasi SMP Insani Sorkam Pascabanjir
komentar
beritaTerbaru