Sabtu, 03 Oktober 2026

Pemkab Kendal Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Gempa dan Tsunami

Jumat, 14 Agustus 2026 14:35 WIB
Pemkab Kendal Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Gempa dan Tsunami
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memberikan kata sambutan di kegiatan SLG Kabupaten Kendal 2026 yang digelar di Resort Tirto Arum, Rabu (12/8/2026).

Kendal (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi dan tsunami.

Dilansir dari laman Jatengprov, upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) Kabupaten Kendal 2026 yang digelar di Resort Tirto Arum, Rabu.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, kegiatan SLG menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi bencana, kesiapsiagaan, hingga tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi maupun tsunami.

Menurutnya, edukasi dan simulasi kebencanaan sangat penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui risiko bencana, tetapi juga mampu merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan tidak panik.

"Kegiatan ini menjadi upaya bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami melalui edukasi, simulasi, dan penguatan sistem mitigasi bencana," ujar Dyah Kartika Permanasari yang akrab disapa Mbak Tika.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk membangun sistem mitigasi yang kuat.

Pemkab Kendal, lanjutnya, juga akan terus memperkuat sistem mitigasi dan peringatan dini sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari dampak bencana.

"Keberhasilan mitigasi membutuhkan sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, serta BPBD. BMKG berperan dalam mendeteksi dan menyampaikan informasi peringatan dini, sedangkan pemerintah daerah bersama BPBD menindaklanjutinya untuk melindungi masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II BMKG Banjarnegara Hery Susanto Wibowo menyampaikan, SLG merupakan bentuk sinergi antara BMKG, Komisi V DPR RI, pemerintah daerah, BPBD, serta berbagai pemangku kepentingan.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Kerahkan 160 Tenaga Kesehatan untuk Pulihkan Kesehatan Warga Terdampak Gempa NTT
Nakes Tembus Medan Ekstrem, Layani Warga Terdampak Gempa di Ende
Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Pendidikan Pascagempa NTT
Brimob Sediakan Wi-Fi Gratis bagi Pengungsi Gempa di Manggarai
Pascagempa NTT, Polri Sambangi Personel Polres Ende yang Terdampak Bencana
Kemendikdasmen Berikan Dukungan Psikososial bagi Murid dan Guru Terdampak Gempa NTT
komentar
beritaTerbaru