Selasa, 14 Juli 2026

Gubernur Sumut Buka MPLS 2026, Pesankan Siswa Hormati Guru dan Jauhi Kekerasan

Selasa, 14 Juli 2026 13:45 WIB
Gubernur Sumut Buka MPLS 2026, Pesankan Siswa Hormati Guru dan Jauhi Kekerasan
Gubernur Sumut Bobby Nasution secara resmi membuka MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi siswa baru SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut di SMA Negeri 1 Binjai, Senin (13/7/2026).

Binjai (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi siswa baru SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut di SMA Negeri 1 Binjai, Senin.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan pesan kepada 130.613 siswa baru agar menjunjung tinggi kedisiplinan, kejujuran, menghormati guru dan orang tua, rajin belajar, serta peduli terhadap sesama.

"Untuk anak-anakku semua, tolong hormati dan hargai guru. Mereka adalah orang tua kita selama di sekolah. Anggap mereka seperti orang tua kita. Patuh kepada orang tua dan guru menjadi kunci kesuksesan," ujar Bobby.

Gubernur juga menegaskan bahwa tidak boleh lagi terjadi kekerasan fisik di lingkungan sekolah. Menurutnya, pembinaan terhadap siswa harus mengedepankan pendekatan yang mendidik melalui teguran atau sanksi secara lisan.

Selain itu, Bobby meminta agar sinergi antara guru dan orang tua terus diperkuat sehingga pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan etika yang baik.

Kepada para guru, Bobby berpesan agar memperlakukan setiap siswa dengan penuh kasih sayang dan tidak bertindak semena-mena.

"Untuk guru juga jangan semena-mena sama anak murid. Sayangi siswa-siswa ini seperti anak kita, sehingga mereka pintar secara akademik dan mempunyai attitude yang baik di sekolah dan di luar sekolah," katanya.

Menurut Bobby, Presiden RI Prabowo Subianto menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu program prioritas nasional. Pemerintah pun terus membenahi fasilitas pendidikan dan membangun sekolah baru, termasuk di Sumatera Utara.

"Kalian-kalian inilah yang akan menjadikan Indonesia Emas 2045. Kami dari Pemprov Sumut berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan membangun, merehabilitasi, dan mengembangkan sekolah unggulan," ucapnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Sumut membangun 120 ruang kelas baru, merehabilitasi 189 ruang kelas, mengembangkan sekolah unggulan dan boarding school, serta melaksanakan program sekolah gratis bagi daerah prioritas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga melaporkan bahwa pembukaan MPLS dipusatkan di SMA Negeri 1 Binjai dan berlangsung pada 13-17 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 749 SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut, baik secara luring maupun daring, dengan jumlah peserta mencapai 130.613 siswa baru.

Menurut Alexander, MPLS bertujuan membantu siswa baru mengenali potensi diri, memahami kurikulum, beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta membangun hubungan positif dengan seluruh warga sekolah.

"Kami berharap MPLS berlangsung edukatif, inklusif, dan bebas dari perundungan maupun kekerasan. Sehingga lahir generasi yang berkarakter, berprestasi, berdaya saing, serta mampu berkontribusi bagi Sumut yang maju dan berkelanjutan," pungkasnya.

Kegiatan pembukaan MPLS tersebut turut dihadiri Wali Kota Binjai Amir Hamzah, pimpinan perangkat daerah Pemprov Sumut dan Pemerintah Kota Binjai, para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan se-Sumut, serta komite sekolah. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
PSN Sekolah Rakyat di Medan Masuki Tahap Transisi, 270 Siswa Ikuti MPLS
MPLS Ramah SMP di Kota Medan Dimulai, Tekankan Sekolah Aman dan Bebas Bullying
Gubernur Bobby Bermalam Bersama Ribuan Peserta Jamdasu XI, Pemprov Sumut akan Berikan Beasiswa hingga Perguruan Tinggi
SMA Negeri 1 Matauli Pandan Jadi Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Penyelenggara IB Diploma Programme
Dinkes Sumut Temukan Indikasi Gangguan Jiwa pada Warga Lewat Program Cek Kesehatan Gratis
Delegasi Temasek Singapura Tinjau TSTH2 Humbahas, Jajaki Peluang Investasi dan Kerja Sama Riset
komentar
beritaTerbaru