Jumat, 19 Juni 2026

Revitalisasi Sekolah dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rabu, 17 Juni 2026 13:02 WIB
Revitalisasi Sekolah dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menyampaikan perkembangan program-program tersebut saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sejumlah program prioritas seperti revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru terus dipercepat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti menyampaikan perkembangan program-program tersebut saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Dalam laporannya, Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025 telah terealisasi sepenuhnya dengan menjangkau 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Program tersebut didukung anggaran lebih dari Rp16,9 triliun untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Untuk tahun 2026, pelaksanaan revitalisasi telah mencapai hampir 70 persen dari alokasi awal.

Sebanyak 11.744 satuan pendidikan saat ini memasuki tahap pengerjaan dan sebagian ditargetkan selesai pada Juli hingga Agustus 2026 agar dapat digunakan pada awal tahun ajaran baru 2026/2027.

Menurut Abdul Mu'ti, program revitalisasi yang dilaksanakan melalui skema swakelola tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Skema swakelola diperkirakan mampu menyerap sekitar 1,1 juta tenaga kerja dengan rentang waktu pekerjaan antara tiga hingga delapan bulan," ujarnya dilansir dari laman Kemendikdasmen.

Selain revitalisasi sekolah, Kemendikdasmen juga memperkuat program digitalisasi pembelajaran. Sepanjang 2025, kementerian telah mendistribusikan 288.865 unit Interactive Flat Panel (IFP) ke berbagai satuan pendidikan di Indonesia.

Perangkat tersebut kini digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dan berdasarkan hasil kajian dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta motivasi belajar peserta didik.

Di bidang kesejahteraan guru, Abdul Mu'ti menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan yang lebih baik kepada tenaga pendidik. Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru ASN kini disalurkan langsung ke rekening masing-masing guru sebesar satu kali gaji pokok setiap bulan.

Sementara guru non-ASN yang telah tersertifikasi menerima tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan. "Kebijakan ini menunjukkan komitmen Presiden untuk menghadirkan birokrasi yang lebih sederhana sehingga guru dapat merasakan manfaat program secara langsung," kata Abdul Mu'ti.

Peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian pemerintah. Pada 2025, Kemendikdasmen telah menyalurkan beasiswa kepada 12.500 guru yang belum memiliki kualifikasi D4 atau S1 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan bantuan Rp3 juta per semester.

Program tersebut diperluas pada 2026 dengan target 150.000 guru penerima beasiswa. Saat ini program telah memasuki semester kedua dan diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Pemerintah menilai berbagai program tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang lebih merata, berkualitas, dan inklusif, sekaligus mendukung pembangunan SDM unggul sebagai fondasi kemajuan bangsa. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Gelar Sosialisasi EKKA 2026 untuk Siapkan Talenta AI Muda
Kementan Perkuat Strategi Hadapi Kemarau 2026, Produksi Pangan Nasional Diyakini Tetap Aman
Mendikdasmen Resmikan International Class Program di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus
Pendidikan Seni Sejak Dini Dinilai Penting untuk Tumbuh Kembang Anak
Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi Regional untuk Pendidikan Inklusif dan Berbasis Bukti
Presiden dan Mendikdasmen Bahas MBG serta Pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi
komentar
beritaTerbaru