Jamuan Rakyat Semarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan
Jakarta (buseronline.com) Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, berl
Ekonomi 18 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelindungan anak di ruang digital melalui penguatan literasi digital, peningkatan kapasitas pendidik, serta edukasi keamanan digital bagi peserta didik dan orang tua.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari amanat Perpres Nomor 87 Tahun 2025 yang menugaskan KemenPPPA untuk mengoordinasikan pelaksanaan peta jalan nasional pelindungan anak di ruang digital. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan 15 kementerian dan lembaga yang memiliki peran dalam implementasi kebijakan nasional tersebut.
Menurut Fajar, Kemendikdasmen telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang diperkuat melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Ia menambahkan, Kemendikdasmen akan terus mengintegrasikan materi pelindungan anak di ranah digital ke dalam pembelajaran, meningkatkan kapasitas pendidik, serta memperluas edukasi keamanan digital kepada peserta didik dan orang tua. Upaya tersebut juga diperkuat melalui pembiasaan karakter dan penguatan literasi digital dalam ekosistem pendidikan.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi menegaskan bahwa pelindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
Menurut Arifah, peningkatan akses digital tersebut harus diimbangi dengan penguatan perlindungan anak dari berbagai risiko di ruang digital, seperti perundungan siber, eksploitasi seksual, penyalahgunaan data pribadi, serta berbagai bentuk kekerasan lainnya yang memanfaatkan teknologi digital.
Arifah menjelaskan bahwa Perpres Nomor 87 Tahun 2025 menjadi arah kebijakan nasional pelindungan anak di ranah digital hingga 2029 dengan tiga fokus utama, yakni pencegahan, penanganan, dan kolaborasi. Implementasinya membutuhkan sinergi seluruh kementerian dan lembaga sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ruang digital yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi Indonesia yang berkarakter, terlindungi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (R)
Jakarta (buseronline.com) Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, berl
Ekonomi 18 menit lalu
Cardiff (buseronline.com) Arsenal mengawali musim 2026/2027 dengan gemilang. The Gunners sukses meraih trofi Community Shield 2026 setelah
Olahraga satu jam lalu
Basel (buseronline.com) Barcelona menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan meyakinkan. Blaugrana sukses mengalahkan Basel dengan skor
Olahraga 2 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, ter
Pendidikan 13 jam lalu
Karanganyar (buseronline.com) Sebanyak 1.400 pekerja rentan di Kabupaten Karanganyar mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenag
Kesehatan 14 jam lalu
Magelang (buseronline.com) Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong agar tradisi keagamaan dan keilmuan pesantren terus dile
Pendidikan 14 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin
Regional 15 jam lalu
Deliserdang (buseronline.com) Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan pemerataan pembangunan menjadi bagia
Ekonomi 15 jam lalu
Palangkaraya (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sejumlah titik rawan korupsi dalam pengelolaan Anggaran Penda
Hukum & Peristiwa 15 jam lalu
Medan (buseronline.com) Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengunjungi RSU Haji Medan untuk melihat langsung kondisi korban dugaan
Kesehatan 16 jam lalu