"Prinsip kami adalah melayani dengan hati untuk mengubah keadaan di desa. Kami percaya, meski dari daerah terpencil, kami tetap bisa ikut berperan membangun Indonesia yang lebih baik," katanya.
Gelar wicara tersebut turut menghadirkan Kepala Desa Kuala Lapang, Kecamatan
Malinau Barat, serta Ketua Ikatan Keluarga Baca
Malinau (IKBM).
Peserta kegiatan berasal dari berbagai komunitas literasi, komunitas sastra, MGMP guru Bahasa Indonesia, mahasiswa, mitra pembangunan INOVASI, hingga perwakilan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Program INOVASI sebagai bagian dari upaya memperkuat Gerakan Literasi Nasional dan mendukung visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, berharap kisah dari Malinau dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk membangun budaya literasi melalui kolaborasi dan kepedulian bersama. (R)
beritaTerkait
komentar