Rabu, 20 Mei 2026

John Herdman Bidik Fondasi Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Rabu, 20 Mei 2026 08:15 WIB
John Herdman Bidik Fondasi Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Ekspresi John Herdman dalam laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan bahwa proyek pembangunan Skuad Garuda tidak hanya berorientasi pada target jangka pendek.

Herdman ingin membangun fondasi kuat agar Timnas Indonesia mampu bersaing di level tertinggi, termasuk menatap Piala Dunia 2030.

Menurut Herdman, proses regenerasi pemain di Timnas Indonesia saat ini berjalan ke arah yang positif. Namun, ia menilai pengembangan pemain muda harus dipahami sebagai proses yang dinamis karena talenta baru dapat muncul kapan saja.

Herdman kemudian membagikan pengalamannya ketika menangani Canada men's national soccer team. Ia menyebut sejumlah pemain yang kini tampil di level elite Eropa sebelumnya belum masuk radar saat proyek pembangunan tim dimulai.

Nama Tajon Buchanan dan Jonathan David menjadi contoh perkembangan pemain yang disorot Herdman. Keduanya mampu berkembang pesat hingga menembus kompetisi elite Eropa.

"Periode kualifikasi satu setengah tahun itu adalah periode yang paling penting. Tapi yang harus Anda pahami adalah seluruh proses ini bersifat dinamis. Pemain bisa muncul kapan saja. Dan ini adalah pelajaran besar di Kanada," ujar Herdman.

Ia menambahkan bahwa Buchanan belum masuk radar ketika dirinya mulai menangani Kanada pada 2018. Bahkan, menurutnya, tidak banyak yang memprediksi Jonathan David bisa berkembang hingga mencapai level tertinggi sepak bola Eropa.

Selain menyoroti regenerasi pemain, Herdman juga menilai pencarian bakat harus dimulai sejak usia muda. Ia menyebut komunikasi dengan direktur teknik Timnas Indonesia, Alex Zwiers, menjadi bagian penting dalam memetakan pemain potensial yang ada dalam sistem pembinaan nasional.

Menurut Herdman, pemain muda berbakat perlu segera mendapatkan pengalaman internasional agar perkembangan mereka bisa dipercepat. Ia menyebut akselerasi karier pemain muda sebagai salah satu kunci utama dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia.

Herdman turut memberikan perhatian khusus kepada Alfharezzi Buffon. Pemain muda milik Borneo FC Samarinda itu dinilai memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh apabila diberi kesempatan bermain di level yang lebih tinggi.

"Pemain-pemain seperti itu membutuhkan kesempatan sekarang untuk menunjukkan diri mereka di level yang lebih tinggi, dan sebagai pelatih, saya harus berkomitmen untuk itu," kata Herdman.

Tak hanya fokus pada pemain lokal, Herdman juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memantau sejumlah pemain diaspora muda di berbagai negara. Ia menyebut ada enam pemain keturunan yang saat ini sedang diproses dan dipantau perkembangannya.

"Kami memiliki dua pemain di Jerman, dua pemain di Belanda, satu pemain di Australia, dan satu pemain di Amerika Serikat yang ingin kami lihat berkembang menuju timnas," ungkap mantan pelatih Kanada tersebut.

Herdman menegaskan bahwa Timnas Indonesia membutuhkan lebih banyak pemain tier satu dan tier dua yang bermain di lima liga top dunia atau kompetisi dengan level mendekati elite Eropa demi mendukung target besar menuju Piala Dunia 2030. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
John Herdman Bawa Pengalaman Piala Dunia untuk Timnas Indonesia
John Herdman Fokus Bangun Mental Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027
Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17 2026, Kinerja Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Sorotan
Indonesia Tantang Jepang dan Qatar di Grup F Piala Asia 2027
Timnas Indonesia Gelar TC di Jakarta, Herdman Panggil 23 Pemain untuk ASEAN Championship 2026
PSSI Rayakan HUT ke-96, Perkuat Optimisme Menuju Piala Dunia 2030
komentar
beritaTerbaru