Senin, 06 Juli 2026

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tuai Kritik, FIFA Berdalih Ikuti Mekanisme Pasar

Jumat, 08 Mei 2026 07:05 WIB
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tuai Kritik, FIFA Berdalih Ikuti Mekanisme Pasar
Presiden FIFA Gianni Infantino berjalan melewati trofi Piala Dunia usai memberikan sambutan dalam Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, British Columbia, Kamis (30/4/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Piala Dunia FIFA 2026 kembali menjadi sorotan setelah harga tiket yang melonjak tajam memicu kritik dari para penggemar sepak bola dunia.

Dilansir dari Al Jazeera, Presiden FIFA Gianni Infantino membela kebijakan tersebut dengan menyebut tingginya harga sebagai konsekuensi dari besarnya permintaan pasar.

Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat itu disebut menghadirkan kenaikan harga signifikan dibanding edisi sebelumnya di Qatar pada 2022.

Kondisi ini memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan antara aspek komersial dan aksesibilitas bagi suporter. Kritik keras datang dari kelompok suporter Eropa yang menilai struktur harga tiket terlalu membebani penggemar.

Organisasi Football Supporters Europe bahkan mengajukan gugatan ke Komisi Eropa atas kebijakan harga yang dianggap berlebihan.

Harga tiket final Piala Dunia 2026 di jalur resmi dilaporkan mencapai sekitar 11.000 dolar AS atau setara Rp190 juta. Di pasar sekunder, harga tiket bahkan melonjak hingga lebih dari 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34,8 miliar per tiket.

Infantino menegaskan bahwa harga fantastis tersebut bukan berasal dari FIFA, melainkan akibat praktik jual ulang di pasar sekunder. Ia juga meragukan tiket dengan harga setinggi itu benar-benar akan laku terjual.

"Jika seseorang membeli tiket final seharga 2 juta dolar AS, saya akan secara pribadi membawakannya hot dog dan Coca-Cola," ujar Infantino.

Sebagai perbandingan, tiket final Piala Dunia 2022 di Qatar dijual dengan harga tertinggi sekitar 1.600 dolar AS atau sekitar Rp27,7 juta. Perbedaan harga yang sangat mencolok ini memperkuat kritik bahwa turnamen semakin sulit dijangkau suporter biasa.

FIFA mencatat permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026 mencapai lebih dari 500 juta permintaan, jauh melampaui gabungan permintaan pada edisi 2018 dan 2022 yang disebut kurang dari 50 juta.

Menurut Infantino, tingginya minat tersebut menjadi dasar penetapan harga mengikuti logika pasar. Ia juga menilai harga tiket olahraga dan hiburan di Amerika Serikat memang cenderung tinggi dibanding negara lain.

FIFA menyebut sekitar 25 persen tiket fase grup masih dijual di bawah 300 dolar AS atau sekitar Rp5,2 juta. Namun di lapangan, sejumlah pertandingan fase grup dilaporkan masih menyisakan banyak kursi kosong.

Salah satu contohnya adalah laga pembuka tim nasional Amerika Serikat melawan Paraguay, dengan harga tiket berkisar antara 1.120 dolar AS hingga 4.105 dolar AS. Situasi itu dinilai menunjukkan adanya kesenjangan antara harga tiket dan kemampuan beli sebagian penonton. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Prabowo Dukung Penuh Pengembangan Timnas dan Pencalonan Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026
Gol Menit Akhir Yirenkyi Antar Ghana Taklukkan Panama di Piala Dunia 2026
Trump Berpeluang Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, FIFA Siap Beri Peran Khusus
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0, Gol Ole Romeny Jadi Pembeda
Sektioui Sebut Ranking FIFA Tak Cerminkan Kualitas Timnas Indonesia Usai Oman Kalah 0-3
komentar
beritaTerbaru