Jakarta (buseronline.com) - PSSI melalui Komite Wasit dan Departemen Wasit kembali menggelar Regular Media Briefing di Kantor PSSI, GBK Arena, Selasa.
Dilansir dari laman PSSI, agenda ini menjadi forum komunikasi rutin untuk menyampaikan perkembangan, evaluasi, serta berbagai inisiatif peningkatan kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa peningkatan kualitas wasit merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kompetisi sepak bola yang profesional, adil, dan berintegritas.
“Sepak bola yang maju harus ditopang oleh sistem perwasitan yang kuat, transparan, dan profesional. Karena itu, PSSI terus mendorong berbagai program pengembangan wasit, baik dari sisi kualitas, sistem evaluasi, maupun pembinaan berkelanjutan,” ujar Erick.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi kepada media menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem perwasitan di Indonesia.
“Melalui forum ini, kami ingin menjelaskan kepada publik berbagai langkah yang sedang dan akan dilakukan PSSI dalam memperbaiki ekosistem perwasitan. Transparansi adalah kunci agar semua pihak memahami proses pembinaan yang sedang berjalan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PSSI tengah menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas perwasitan di seluruh Indonesia.
“Di bawah kepemimpinan Presiden PSSI Bapak Erick Thohir, kami menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas perwasitan, mulai dari penguatan sistem evaluasi, pengembangan jumlah dan kualitas wasit di daerah, hingga pembinaan wasit futsal,” kata Ogawa.
Dalam kesempatan tersebut, Komite Wasit PSSI memaparkan empat fokus utama pengembangan perwasitan. Pertama, evaluasi menyeluruh terhadap kinerja wasit yang memimpin pertandingan di kompetisi kasta tertinggi dan level di bawahnya guna memastikan standar kepemimpinan pertandingan terus meningkat.
Kedua, pengembangan REFER, sebuah platform digital yang berfungsi sebagai sistem evaluasi, administrasi penunjukan pertandingan, serta sarana edukasi bagi wasit. Platform ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan perwasitan.
Ketiga, program pengembangan dan penambahan jumlah wasit di tingkat Asosiasi Provinsi (Asprov). Program ini bertujuan memperluas pembinaan wasit di berbagai daerah sekaligus memastikan regenerasi serta pemerataan kualitas wasit di seluruh Indonesia.
Keempat, penguatan pembinaan wasit futsal sebagai bagian dari pengembangan sepak bola secara menyeluruh, termasuk peningkatan kualitas officiating di kompetisi futsal nasional.
Ogawa menambahkan, kegiatan Regular Media Briefing for Refereeing akan menjadi agenda rutin untuk menyampaikan perkembangan program sekaligus menjalin komunikasi yang konstruktif antara PSSI dan media.
“Bapak Erick Thohir telah menginstruksikan kami untuk menyampaikan secara terbuka kepada media mengenai berbagai inisiatif dan pencapaian yang dilakukan Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI. Kami berharap forum ini dapat membantu publik memahami proses pembinaan perwasitan yang sedang berjalan,” ujarnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, PSSI berharap kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia terus meningkat serta mampu memperkuat kepercayaan seluruh pemangku kepentingan terhadap integritas kompetisi nasional. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar