Livigno (buseronline.com) - Atlet Norwegia, Birk Ruud, sukses mempertahankan gelar juara nomor Ski Gaya Bebas Big Air Putra pada Olimpiade Musim Dingin 2026.
Dalam final yang digelar di Livigno Snow Park, Selasa, Ruud mencatatkan total skor 189,50 dan memastikan medali emas keduanya di ajang Milano Cortina 2026.
Kemenangan ini menegaskan dominasi Ruud di nomor Big Air. Setelah sebelumnya juga meraih emas di nomor Slopestyle, ia resmi menyandang status peraih dua medali emas (double gold) pada Olimpiade 2026.
Ruud juga mencatat sejarah sebagai atlet freeski pertama yang mampu mempertahankan gelar Big Air di dua edisi Olimpiade secara beruntun. Persaingan di partai final berlangsung ketat.
Atlet Amerika Serikat, Mac Forehand, yang tampil impresif sejak babak kualifikasi, harus puas dengan medali perak setelah membukukan skor 186,75. Sementara itu, medali perunggu diraih wakil Austria, Matěj Svancer, dengan total skor 183,25.
Keberhasilan Svancer menjadi sorotan tersendiri bagi kontingen Austria. Raihan tersebut merupakan medali Olimpiade pertama Austria di cabang freestyle skiing nomor Big Air. Pada putaran kedua, Svancer mencatatkan skor 92,00, salah satu skor tertinggi dalam satu lompatan pada final tersebut.
Di posisi keempat, atlet Selandia Baru Luca Harrington mengumpulkan 179,25 poin, diikuti kompatriot Ruud, Tormod Frostad, di peringkat kelima dengan 177,50 poin. Amerika Serikat sebenarnya berpeluang menempatkan lebih banyak atlet di babak puncak.
Namun, kegagalan Alex Hall melaju ke final setelah terjatuh di kualifikasi menjadi kerugian bagi tim Negeri Paman Sam yang sebelumnya menargetkan hasil maksimal.
Final berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu ekstrem mencapai minus 12 derajat Celcius pada malam hari waktu setempat.
Meski demikian, para atlet tetap mampu menampilkan lompatan-lompatan teknis berisiko tinggi yang memukau penonton di kawasan Pegunungan Alpen Italia. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar