Olimpico (buseronline.com) - AS Roma meraih kemenangan krusial saat menjamu Cagliari dalam lanjutan Serie A di Stadio Olimpico, Selasa dini hari WIB.
Penyerang asal Belanda, Donyell Malen, tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol yang memastikan kemenangan 2-0 bagi Giallorossi sekaligus mengantar timnya naik ke posisi empat besar klasemen sementara.
Tambahan tiga poin ini menjadi momentum penting bagi skuad asuhan Gian Piero Gasperini yang sebelumnya berada di bawah tekanan setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Kini, Roma menyamai perolehan poin Juventus di peringkat keempat dan membuka peluang besar untuk bersaing di zona Liga Champions.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Roma langsung tampil menekan meski harus kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Paulo Dybala, Artem Dovbyk, dan Manu Koné akibat cedera.
Di lini belakang, Gianluca Mancini menunjukkan kepemimpinan dengan tampil heroik mengenakan masker pelindung hidung.
Sejumlah peluang sempat tercipta melalui Matias Soulé dan Niccolò Pisilli, namun penampilan gemilang kiper Cagliari, Elia Caprile, membuat tuan rumah kesulitan memecah kebuntuan.
Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-25. Berawal dari umpan terobosan akurat Mancini dari sisi kanan, Malen melakukan aksi individu sebelum melepaskan tendangan chip dari sudut sempit yang tak mampu dijangkau Caprile.
Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Malen di Stadio Olimpico sejak berseragam Roma. Memasuki babak kedua, Roma tetap menjaga intensitas serangan.
Perhatian juga tertuju pada rekrutan anyar bursa transfer musim dingin, Bryan Zaragoza, yang melakoni debut setelah masuk dari bangku cadangan.
Pemain asal Spanyol itu langsung memberi dampak lewat akselerasi dan umpan silang berbahaya. Roma menggandakan keunggulan pada menit ke-65 melalui gol kedua Malen.
Berawal dari kerja sama apik di sisi sayap, Zeki Celik mengirimkan umpan tarik matang ke area pertahanan Cagliari. Malen yang berdiri bebas tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong.
Cagliari yang datang dengan modal tiga kemenangan beruntun tetap memberikan perlawanan. Mereka hampir memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 lewat tendangan jarak jauh Ibrahim Sulemana, namun bola hanya membentur mistar gawang Mile Svilar.
Skor 2-0 bertahan hingga laga usai. Kemenangan ini tidak hanya menghentikan tren negatif Roma, tetapi juga menjadi ajang balas dendam setelah pada pertemuan pertama Desember lalu mereka kalah 0-1 dari Cagliari.
Dengan performa tajam Malen dan debut menjanjikan Zaragoza, Roma kini menatap sisa musim dengan optimisme tinggi demi mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa musim depan. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar