Vallecas (buseronline.com) - Pertandingan pembuka La Liga tahun 2026 antara Rayo Vallecano dan Getafe berakhir tanpa pemenang.
Dalam laga bertajuk Derby Madrid yang digelar di Stadion Vallecas, kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1.
Rayo Vallecano sempat unggul lebih dulu dan berada di ambang kemenangan, sebelum gol telat Mauro Arambarri memaksa hasil imbang bagi tim tamu.
Duel berlangsung dalam kondisi cuaca dingin dan lembap, dengan tensi tinggi mengingat posisi kedua tim yang masih berada dekat zona degradasi. Atmosfer panas sudah terasa sejak awal laga.
Ultras Rayo Vallecano melakukan aksi protes kreatif terhadap Presiden La Liga, Javier Tebas, dengan mengenakan kostum tokoh fiksi Grinch bertopeng wajah Tebas.
Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan, “Aku datang untuk merampok sepak bola akhir pekanmu,” sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan jadwal pertandingan yang digelar pada Senin dan Jumat malam.
Permainan berjalan cenderung datar pada 25 menit awal. Peluang berbahaya pertama tercipta melalui tendangan bebas Florian Lejeune, namun masih mampu ditepis kiper Getafe, David Soria.
Kebuntuan akhirnya pecah pada masa injury time babak pertama. Umpan lambung Unai Lopez ke tiang jauh disambut Jorge de Frutos dengan tendangan voli first-time dari sudut sempit yang gagal diantisipasi David Soria.
Gol tersebut membawa Rayo unggul 1-0 hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Getafe meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menekan lebih tinggi.
Meski demikian, pertahanan rapat Rayo yang dikomandoi skuat asuhan Inigo Perez membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang bersih.
Saat Rayo tampak mampu mengendalikan permainan, Getafe justru berhasil memanfaatkan situasi bola mati.
Tendangan bebas akurat Luis Milla mengarah ke jantung pertahanan lawan dan disambut sundulan Mauro Arambarri yang bersarang di pojok atas gawang, menyamakan skor menjadi 1-1.
Assist tersebut menjadi yang ketujuh bagi Luis Milla musim ini, menempatkannya di jajaran atas daftar pencetak assist La Liga, bersaing dengan pemain-pemain papan atas.
Hasil imbang ini terasa mengecewakan bagi Rayo Vallecano yang hampir mengamankan tiga poin.
Sebaliknya, Getafe menyambut satu angka tersebut sebagai hasil positif untuk menjaga kepercayaan diri tim setelah periode sulit dalam dua bulan terakhir.
Skor 1-1 membuat kedua tim masih belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang zona merah, namun tambahan satu poin menjadi modal penting untuk menghadapi lanjutan kompetisi La Liga yang semakin kompetitif di tahun 2026. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar