Afrika (buseronline.com) - Langkah Angola di ajang Africa Cup of Nations (Afcon) berada di ujung tanduk setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Mesir pada laga terakhir penyisihan Grup B.
Hasil tersebut membuat peluang Angola untuk melaju ke babak 16 besar kian menipis. Dalam pertandingan tersebut, Angola yang membutuhkan kemenangan tampil menekan sejak awal laga.
Namun, solidnya lini pertahanan Mesir membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, Mesir yang telah memastikan tiket ke fase gugur memilih menurunkan sejumlah pemain pelapis, namun tetap mampu mengimbangi permainan lawan.
Peluang emas Mesir hadir di babak pertama melalui aksi Mostafa Mohamed, namun sundulan Hossam Abdelmaguid masih melebar dari gawang.
Angola merespons lewat Chico Banza yang menembus pertahanan Mesir, tetapi penyelesaian akhirnya belum membuahkan hasil.
Pada babak kedua, Angola meningkatkan intensitas serangan dan sempat mengajukan protes penalti setelah Chico Banza terjatuh di kotak terlarang.
Namun, wasit menilai tidak terjadi pelanggaran. Kesempatan terbaik Angola datang dari tendangan bebas Fredy yang hanya membentur tiang gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal mencetak gol dan pertandingan berakhir imbang 0-0.
Hasil ini membuat Angola mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan dan harus menunggu hasil laga lain untuk menentukan nasib mereka di turnamen.
Sementara itu, Mesir melaju ke babak 16 besar sebagai juara grup. Dengan kondisi pemain utama yang tetap bugar, The Pharaohs kini fokus menghadapi fase gugur demi melanjutkan ambisi meraih gelar juara Afcon. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar