Albania (buseronline.com) - Timnas Inggris menutup fase kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan cara yang luar biasa. Di bawah komando Thomas Tuchel, The Three Lions mencatatkan rekor sempurna: delapan kemenangan dari delapan pertandingan dan delapan clean sheet.
Inggris menjadi tim Eropa pertama yang berhasil lolos ke putaran final tanpa kebobolan satu gol pun setelah memainkan minimal enam laga kualifikasi.
Kemenangan terakhir diraih di Tirana, Albania, sekaligus menjadi penutup manis bagi Tuchel yang sebelumnya memulai debutnya sebagai pelatih Inggris dengan kemenangan atas lawan yang sama.
Laga berjalan seimbang hingga satu jam pertama. Albania yang ditangani Sylvinho tampil solid dengan formasi 4-5-1 dan strategi serangan balik cepat.
Pertahanan rapat tuan rumah membuat Inggris kesulitan menciptakan peluang bersih di babak pertama, meski beberapa kali mengancam lewat kerja sama Harry Kane, Jude Bellingham, dan Jarrod Bowen.
Di sisi lain, Dean Henderson di bawah mistar Inggris sempat dibuat sibuk oleh Arber Hoxha yang dua kali menebar ancaman.
Perubahan besar terjadi saat Tuchel memasukkan Bukayo Saka dan Phil Foden, mengubah formasi menjadi 4-1-4-1. Dampaknya langsung terasa.
Untuk pertama kalinya sepanjang kampanye kualifikasi, Saka mengambil tendangan sudut yang memantul mengenai pemain Albania, Naser Aliji, sebelum diselesaikan Kane dari jarak dekat.
Gol pembuka tersebut meruntuhkan ketahanan Albania. Inggris semakin menguasai jalannya pertandingan dan Kane menambah gol keduanya melalui sundulan setelah menerima umpan silang Marcus Rashford.
Dua gol ke gawang Albania membuat total koleksi Kane menjadi 28 gol dari 22 penampilan untuk klub dan negara musim ini. Torehan internasionalnya pun kini mencapai 78 gol, melewati catatan legenda Brasil, Pelé.
Meski sempat terjadi momen panas ketika Tuchel menarik keluar Bellingham yang tampak kurang senang, secara keseluruhan program musim gugur pelatih Jerman itu menunjukkan progres signifikan.
Identitas permainan Inggris semakin jelas dan stabil tanpa eksperimen posisi yang membingungkan.
Albania sebelumnya hanya kebobolan tiga gol sepanjang kualifikasi, menjadikan pencapaian Inggris semakin impresif.
Pertahanan solid, efektivitas serangan, serta kedalaman skuat yang merata membuat Inggris kini melangkah ke putaran final dengan modal kepercayaan diri tinggi.
Dengan rekor sempurna dan ketajaman Harry Kane yang terus menyala, Inggris menunjukkan bahwa mereka siap menjadi pesaing serius di panggung Piala Dunia mendatang. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar