Selasa, 07 Juli 2026

Bank Jateng Borobudur Marathon Dimeriahkan Kehadiran Pelari Peraih Medali Olimpiade Beijing

Senin, 17 November 2025 06:12 WIB
Bank Jateng Borobudur Marathon Dimeriahkan Kehadiran Pelari Peraih Medali Olimpiade Beijing
Edwin Cheruiyot Soi, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, saat memberikan keterangan pers di Hotel Artos, Kabupaten Magelang, Sabtu (15/11/2025), sebelum ikut meramaikan Bank Jateng Borobudur Marathon 2025. (Dok/Humas Jateng)
Magelang (buseronline.com) - Ajang Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 bakal dimeriahkan kehadiran atlet lari maraton kelas dunia. Salah satunya, pelari asal Kenya, Edwin Cheruiyot Soi, peraih medali perunggu nomor 5.000 meter pada Olimpiade Beijing 2008.

Edwin mengaku mengikuti Borobudur Marathon merupakan salah satu impiannya. Apalagi, ajang lari kebanggaan Jawa Tengah tersebut telah resmi menyandang status Elite Label dari World Athletics.

“Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada organisasi yang telah mengundang saya ke sini. Sebenarnya, sudah menjadi impian saya untuk datang dan berkompetisi di sini,” ujar Edwin saat konferensi pers di Hotel Artos, Kabupaten Magelang, Sabtu sore.

Pelari berusia 39 tahun ini juga mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Indonesia kali ini menjadi yang pertama sepanjang kariernya.

“Saya sudah berkeliling dunia, tetapi belum pernah ke Indonesia. Saya sangat menghargai kesempatan ini,” tuturnya.

Edwin menilai bisa berlari bersama para peserta Borobudur Marathon adalah sebuah kehormatan. “Moment ini diyakini akan menjadi pengalaman berharga dalam hidup saya. Saya senang diundang ke sini, dan berkompetisi bersama kalian adalah suatu kehormatan,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap masyarakat Kabupaten Magelang, yang menjadi rumah bagi Candi Borobudur, salah satu keajaiban dunia. “Saya yakin kalian semua akan berlari bersamaku besok,” ujar Edwin.

Sejak enam bulan terakhir, Edwin menyiapkan diri khusus untuk ajang ini. Ia bahkan menargetkan pemecahan rekor lintasan. “Ini impian saya. Meskipun tantangannya berat, terutama pada bagian tanjakan cinta, saya akan mencoba semaksimal mungkin,” kata Edwin.

Sementara itu, pelari muda Indonesia berusia 17 tahun, Jingga, juga antusias menyambut lomba. Baginya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan kesempatan belajar dari para senior. “Ini tentang menyebarkan energi positif untuk teman-teman muda lainnya,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan bahwa Borobudur Marathon 2025 telah memasuki tahun penyelenggaraan kesembilan. Tahun ini, terjadi peningkatan jumlah peserta dibandingkan 2024.

“Ada 11.500 pelari yang berpartisipasi, dari 38 negara. Ini menunjukkan bahwa Borobudur Marathon semakin dikenal dunia,” jelas Sumarno.

Borobudur Marathon 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana promosi pariwisata dan olahraga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kehadiran peserta dan wisatawan internasional. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Polri Tetapkan 32 Tersangka Kasus Pelanggaran Haji dan Umrah, Kerugian Korban Capai Rp116,7 Miliar
Prabowo dan PM Modi Sepakat Perkuat Kerja Sama Jaga Perdamaian Dunia
38 UMKM Meriahkan Festival Sentra Industri dan All About Tahu di Bandung
Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Pemkab Rembang, Targetkan Satu Desa Satu Sarjana
KPK Dorong Kampanye Antikorupsi yang Kreatif dan Berdampak di Era Digital
Bupati Taput Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Daerah Sumut 2026
komentar
beritaTerbaru