eronline.com) - Kemenangan Tim Nasional Polandia dalam laga uji coba melawan Selandia Baru meninggalkan dua sorotan utama: evaluasi jujur dari pelatih kepala Jan Urban dan comeback penuh emosi dari gelandang muda Kacper Kozlowski.
Meski Polandia memetik hasil positif, Urban menilai performa tim masih jauh dari harapan. Pelatih yang baru ditunjuk pada Juli 2025 itu menyebut pertandingan tersebut sebagai “szarpany mecz”, istilah Polandia yang menggamba
“Kami tahu ada banyak hal yang perlu diperbaiki. Pertandingan tadi sangat berat, khususnya dalam hal intensitas. Kami jarang bertemu dalam pemusatan latihan, jadi sulit untuk mendapatkan koordinasi yang mulus,” ujar Urban.
Urban mengakui banyaknya wajah baru di skuad serta padatnya jadwal menjadi tantangan tersendiri. Namun ia tetap menilai kemenangan ini membawa sisi positif.
“Yang terpenting, kami menang. Ini adalah hal positif yang kami bawa untuk pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Di tengah kritik terhadap performa tim, laga ini menjadi momen istimewa bagi Kacper Kozlowski. Gelandang berusia 21 tahun yang kini memperkuat Gaziantep FK di Turki itu akhirnya kembali bermain untuk tim senior Polandia setelah absen sejak 2021.
Kozlowski, yang sempat menjadi pemain termuda di Euro 2020, mengaku penampilannya belum sempurna.
“Saya harus jujur, penampilan saya bisa lebih baik, tetapi itu tidak tragis. Ya, permainannya ‘oke-oke’ saja,” katanya dengan rendah hati.
Meski begitu, Kozlowski mengaku bangga bisa kembali mengenakan seragam nasional.
“Ini adalah perasaan yang luar biasa (niesamowite uczucie) bisa kembali ke tim nasional. Bagi setiap pesepakbola, bermain di timnas adalah alasan untuk bangga. Saya sangat senang bisa berada di sini dan berharap bisa bertahan lebih lama,” ujarnya.
Kozlowski juga menyebut kondisi lapangan dan minimnya waktu latihan sebagai faktor yang membuat laga berlangsung sulit.
Kemenangan uji coba ini menutup rangkaian persiapan Polandia sebelum menghadapi laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jan Urban dan Biało-czerwoni kini fokus menatap duel penting melawan Lituania, di mana kebugaran serta koordinasi tim menjadi pekerjaan rumah utama untuk memastikan langkah mereka menuju putaran final. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar