Minggu, 11 Oktober 2026

Dua Kartu Merah Warnai Kekalahan Argentina 0-1 dari Ekuador

Kamis, 11 September 2025 07:26 WIB
Dua Kartu Merah Warnai Kekalahan Argentina 0-1 dari Ekuador
Para pemain Argentina tertunduk lesu usai kalah 0-1 dari Ekuador dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol di Estadio Banco Pichincha, Quito, Rabu (10/9/2025) pagi WIB.
Quito (buseronline.com) - Laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Conmebol antara Ekuador dan Argentina berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah, Rabu pagi WIB, di Estadio Banco Pichincha, Quito. Pertandingan ini juga diwarnai dua kartu merah.

Sejak menit awal, Ekuador menebar ancaman. Gonzalo Plata memanfaatkan umpan tendangan pojok Pedro Vite pada menit ketiga, namun tandukannya masih melenceng tipis dari gawang Argentina.

Tekanan Ekuador terus berlanjut sepanjang 15 menit pertama, memaksa barisan pertahanan Albiceleste yang dipimpin Nicolas Otamendi dan Leonardo Balerdi bekerja keras.

Kekacauan mulai terjadi bagi Argentina pada menit ke-31. Otamendi dikartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Enner Valencia, memberi keunggulan jumlah pemain bagi Ekuador. Situasi ini dimanfaatkan maksimal oleh tuan rumah.

Menjelang turun minum, Ekuador mendapatkan penalti setelah Nicolas Tagliafico melanggar Angelo Preciado. Eksekusi penalti oleh Enner Valencia berhasil membobol gawang, membawa Ekuador unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Ekuador harus kehilangan Moises Caicedo pada menit ke-50 setelah menerima kartu kuning kedua, sehingga kedudukan pemain kembali imbang 10 vs 10. Kondisi ini tidak mampu dimanfaatkan Argentina untuk menyamakan skor. Anak asuh Lionel Scaloni kesulitan menciptakan peluang berarti hingga peluit panjang dibunyikan.

Hingga laga selesai, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Ekuador. Hasil ini tidak mengubah posisi Argentina di puncak klasemen dengan 38 poin. Sementara Ekuador naik ke peringkat dua dengan 29 poin, menyalip Uruguay, Kolombia, dan Brasil yang masing-masing mengemas 28 poin dari 18 laga.

Kemenangan ini menjadi dorongan penting bagi Ekuador menjelang fase selanjutnya, sekaligus menandai kesulitan Argentina bermain tanpa Lionel Messi dalam laga kritis ini. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
KPK Bekali 110 Calon Pemimpin Nasional dengan Pendidikan Antikorupsi
Pemanfaatan Papan Interaktif Digital Bikin Pembelajaran di SMPN 9 Metro Lebih Menarik
Banjir Kembali Terjang Padang, 120 Rumah Terendam, 238 Warga Dievakuasi
Trio Alan Dhany Sitepu dan Ourel Sinuhaji Meriahkan HUT ke 31 Mamre GBKP Setia Budi
Menkes Budi Sadikin: Sektor Kesehatan Berpotensi Tumbuh di Atas 8 Persen
Kemendikdasmen Perkuat Digitalisasi PAUD untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini
komentar
beritaTerbaru