Jakarta (buseronline.com) - Persebaya Surabaya harus mengawali langkah di BRI Super League 2025/2026 dengan hasil pahit. Menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam WIB, Bajul Ijo kalah tipis 0-1.
Gol tunggal Ezequiel Vidal di masa injury time menjadi penentu kemenangan Laskar Mataram. Sejak awal pertandingan, PSIM tampil solid dan disiplin menjaga pertahanan.
Persebaya sempat menciptakan peluang emas di menit ke-12 melalui Malik Risaldi, namun peluang itu digagalkan barisan belakang tim tamu.
Enam menit berselang, giliran kiper Cahya Supriadi menggagalkan upaya Dejan Tumbas yang nyaris mengubah skor.
PSIM tak hanya bertahan, tetapi juga beberapa kali mengancam. Menit ke-21, Deri Corfe melepas tembakan berbahaya, meski belum mampu membobol gawang Persebaya.
Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata 0-0. Memasuki babak kedua, Persebaya tetap kesulitan menembus rapatnya pertahanan PSIM.
Bruno Moreira mendapat pengawalan ketat dari Raka Cahyana, sementara Mihailo Perovic jarang mendapat suplai bola matang dari lini tengah.
Menjelang laga berakhir, Persebaya mencoba meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-88, sepakan keras Ze Valente diblok Risto Mitrevski.
Dua menit kemudian, Valente kembali melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang, namun berhasil ditepis kiper Ernando Ari.
Gol penentu justru lahir dari kubu tim tamu pada menit 90+2. Memanfaatkan serangan balik cepat, Dede Sapari mengirimkan umpan matang yang disambar Ezequiel Vidal untuk menjebol gawang Persebaya.
Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSIM Yogyakarta untuk melanjutkan persaingan di musim ini.
Sementara itu, Persebaya harus segera membenahi lini serang mereka agar bisa bangkit di laga-laga berikutnya. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar