Minggu, 03 Mei 2026

PSSI Gelar Piala Kemerdekaan di Medan, Uji Coba Timnas U-17 Jelang Piala Dunia 2025

Minggu, 03 Agustus 2025 04:09 WIB
PSSI Gelar Piala Kemerdekaan di Medan, Uji Coba Timnas U-17 Jelang Piala Dunia 2025
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Piala Kemerdekaan 2025 di Media Center GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Dalam rangka mempersiapkan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 untuk menghadapi Piala Dunia U-17 2025 yang akan berlangsung di Qatar pada 3 hingga 27 November mendatang, PSSI akan menggelar turnamen Piala Kemerdekaan pada bulan Agustus ini di Kota Medan, Provinsi Sumut.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengatakan bahwa turnamen ini menjadi bagian dari persiapan penting bagi skuad Garuda Muda asuhan pelatih Nova Arianto, sekaligus bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah membangun dan memperbaiki stadion di luar Pulau Jawa.

“Training Camp sudah berjalan sebulan di Bali. Kita akan beri kesempatan uji coba melalui Piala Kemerdekaan. Turnamen ini akan digelar di luar Pulau Jawa, tepatnya di Medan, Sumut, sebagai apresiasi kepada pemerintah yang sudah memperbaiki stadion yang sebelumnya digunakan pada PON tahun lalu,” ujar Erick kepada media di Senayan, Jakarta, Kamis.

Erick menegaskan bahwa PSSI terus berupaya menghindari sentralisasi kegiatan sepak bola di Pulau Jawa. “Kita tidak boleh terlalu Jawa-sentris. Venue yang sudah dibangun di daerah harus dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan sepak bola nasional,” katanya.

Piala Kemerdekaan ini akan diikuti oleh Timnas Indonesia U-17, serta dua negara undangan yakni Afrika Selatan dan Tajikistan. PSSI juga masih berupaya mendatangkan satu peserta tambahan, idealnya dari kawasan Amerika Latin, meski terkendala jarak tempuh yang cukup jauh.

“Untuk sebuah ajang uji coba, tiga pertandingan sudah cukup. Tapi kami masih mencari satu peserta tambahan. Kalau tidak bisa dari Amerika Latin karena jarak tempuh hingga 36 jam, kami akan cari dari negara yang lebih dekat,” jelas Erick.

Menurutnya, pemilihan lawan dalam turnamen ini juga mempertimbangkan kemiripan karakter permainan dengan calon lawan Indonesia di Grup H Piala Dunia U-17, yakni Brasil, Zambia, dan Honduras.

“Timnas U-17 juga akan kita berangkatkan lebih awal ke Qatar agar bisa beradaptasi dengan suhu, kondisi lapangan, dan atmosfer pertandingan. Karena di Piala Dunia nanti, pertandingan tidak digelar di stadion besar, melainkan di lapangan terbuka dengan nuansa festival. Ini tentu akan memengaruhi konsentrasi pemain,” terangnya.

Erick menambahkan bahwa PSSI menjamin kondisi lapangan dan fasilitas akan sesuai standar internasional agar pemain tetap aman dan terhindar dari cedera. “Kami pastikan lapangan baik, fasilitas mumpuni. Kami harap tidak ada pemain yang cedera,” ujarnya.

Di sisi lain, PSSI juga terus membangun sistem pengembangan berjenjang bagi tim nasional dari kelompok usia muda hingga senior, termasuk Timnas Putri. Selain fokus prestasi, PSSI juga ingin membentuk sumber daya manusia daerah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sepak bola di seluruh Indonesia.

“Kita ingin seluruh rakyat Indonesia punya kesempatan menyaksikan langsung Timnas bertanding. Di Piala Kemerdekaan nanti, kita juga akan terapkan sistem Garuda ID untuk penonton sebagai bentuk modernisasi layanan pertandingan,” pungkasnya. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Hardiknas 2026 Jadi Momentum Cetak Generasi Berkarakter dan Mandiri
Wagub Jateng Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Agama di Demak
Simulasi Pengamanan Kota Digelar di Belawan, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan Aparat
Mentan Temukan Ketidaksesuaian Program Pembibitan Kelapa di Manado, Minta Pengawasan Diperketat
KPK Tekankan Sinkronisasi Pokir dan APBD Purworejo untuk Perkuat Tata Kelola
Polda Jabar Sediakan Layanan Kesehatan saat Peringatan Hari Buruh Internasional
komentar
beritaTerbaru