Minggu, 03 Mei 2026

Disingkirkan Indonesia, Pelatih Malaysia U-23 Akui Kecewa Tapi Tetap Bangga dengan Performa Timnya

Selasa, 22 Juli 2025 05:40 WIB
Disingkirkan Indonesia, Pelatih Malaysia U-23 Akui Kecewa Tapi Tetap Bangga dengan Performa Timnya
Pelatih timnas Malaysia U-23 Muhammad Nafuzi kecewa tersingkir dari Piala AFF U-23 2025.
Jakarta (buseronline.com) - Pelatih tim nasional Malaysia U-23, Muhammad Nafuzi, mengungkapkan kekecewaannya usai timnya tersingkir dari ajang Piala AFF U-23 2025. Harapan Harimau Muda untuk melaju ke babak semifinal pupus setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi tuan rumah Indonesia U-23 di laga terakhir Grup A, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam (21/7/2025).

Hasil imbang 0-0 membuat Malaysia harus puas menempati peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan perolehan empat poin dari tiga laga. Sementara Indonesia lolos sebagai juara grup dengan tujuh poin, disusul Timor Leste di posisi kedua dengan enam poin.

Dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Nafuzi mengaku bangga terhadap perjuangan anak asuhnya, meskipun hasil akhir tak berpihak pada mereka.

“Pertama, semua pemain saya malam ini memberikan semangat juang yang tinggi, apalagi kita bertemu dengan Indonesia, tim tuan rumah, dengan kehadiran pendukung yang begitu ramai,” ujar Nafuzi.

Pelatih berusia 46 tahun itu menilai timnya mampu tampil tenang dalam tekanan, serta bisa mengimbangi permainan cepat dan eksplosif dari skuat Garuda Muda.

“Tetapi mereka bisa mengantisipasi tekanan, menjaga emosi, dan bermain dengan penuh keyakinan. Saya lihat dari awal kita menekan peluang Indonesia mencetak gol,” tambahnya.

Nafuzi juga mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya sudah memperkirakan laga akan berjalan berat. Untuk itu, ia meminta pemainnya tampil sabar dan menerapkan permainan bertahan ketat guna meredam agresivitas Indonesia.

“Di awal memang kami agak sedikit mengubah sistem permainan. Kami coba bertahan, tapi setelahnya kami melakukan pressure dan berhasil membuat peluang,” jelasnya.

Meskipun kecewa timnya gagal melangkah ke empat besar, Nafuzi menekankan bahwa performa Malaysia selama turnamen menunjukkan peningkatan.

“Saya kecewa karena tidak lolos ke semifinal, tetapi yang dibuat pemain di pertandingan malam ini membuktikan adanya peningkatan prestasi dari laga ke laga,” katanya.

Selepas Piala AFF U-23 2025, skuad Malaysia U-23 akan kembali fokus menatap agenda penting berikutnya: Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Nafuzi optimistis bahwa pengalaman selama turnamen ini akan menjadi bekal berharga untuk mempersiapkan tim menghadapi tantangan yang lebih besar. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Wakil Bupati Taput Buka Festival Trio Batak 2026, Tekankan Mental Pantang Menyerah
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Isu Strategis Nasional
Hardiknas 2026 Jadi Momentum Cetak Generasi Berkarakter dan Mandiri
Wagub Jateng Tekankan Penguatan Karakter Lewat Pendidikan Agama di Demak
Simulasi Pengamanan Kota Digelar di Belawan, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan Aparat
Mentan Temukan Ketidaksesuaian Program Pembibitan Kelapa di Manado, Minta Pengawasan Diperketat
komentar
beritaTerbaru