Jumat, 17 April 2026

Kalah Tipis dari Indonesia, Pelatih Filipina U-23 Tetap Bangga

Minggu, 20 Juli 2025 04:08 WIB
Kalah Tipis dari Indonesia, Pelatih Filipina U-23 Tetap Bangga
Pelatih Timnas Filipina U-23, Garrath McPherson saat timnya menghadapi Timnas Indonesia U-23 pada laga lanjutan Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (18/7/2025) pukul 20.00 WIB.
Phnom Penh (buseronline.com) - Meski harus menelan kekalahan 0-1 dari Timnas Indonesia U-23, pelatih Timnas Filipina U-23 Garrath McPherson tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya dalam laga kedua Grup A Piala AFF U-23 2025 yang digelar, Kamis malam.

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut tercipta melalui gol bunuh diri bek Filipina, Jaime Rosquillo, pada menit ke-22. Meskipun demikian, McPherson menilai timnya tampil dengan semangat tinggi dan organisasi permainan yang solid.

“Kami bangga, tapi di sisi lain kami juga merasa kecewa karena gagal mendapatkan poin dari pertandingan hari ini. Setelah ini kami akan kembali latihan, recovery, dan bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya,” kata McPherson dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Menurut McPherson, pertandingan melawan Indonesia menjadi ajang pembuktian kualitas pemain muda The Young Azkals. Ia memuji sikap profesional dan daya juang tim sepanjang pertandingan.

"Saya yakin bahwa pertandingan ini adalah bukti kualitas para pemain. Sikap mereka luar biasa dan mereka sudah menunjukkannya malam ini. Itu alasan saya bangga pada mereka semua,” tegas pelatih asal Skotlandia itu.

Secara statistik, Indonesia memang lebih mendominasi penguasaan bola. Namun Filipina tampil disiplin dengan pertahanan yang rapi serta pressing ketat sejak lini depan. Ketika menguasai bola, Filipina juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.

“Saya kecewa karena tidak bisa cleansheet. Tapi saya sudah berusaha maksimal, dan semua pemain bekerja keras di laga ini. Kami tahu Indonesia adalah salah satu tim top di ASEAN. Kami ingin menang, tapi hasilnya seperti ini,” ujar McPherson.

Ia juga mengungkapkan kendala terbesar dalam menghadapi Indonesia adalah minimnya waktu persiapan yang dimiliki timnya.

“Kami punya banyak penyerang dan kualitas di lini depan. Tapi yang kurang adalah waktu bersama. Waktu persiapan kami mepet. Namun dengan berjalannya waktu, kami yakin akan jadi lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, McPherson menegaskan bahwa Piala AFF U-23 bukan tujuan utama timnya. Kompetisi ini dijadikan ajang evaluasi dan pembentukan kerangka tim untuk menghadapi SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand akhir tahun ini.

“Tim ini dibangun untuk SEA Games. Kami sejauh ini sudah berhasil masuk ke sepertiga akhir lapangan, dan tantangan kami selanjutnya adalah bagaimana mengonversi hal itu menjadi hasil,” tutupnya.

Dengan kekalahan ini, Filipina U-23 masih menyisakan satu pertandingan di fase grup dan bertekad menutup turnamen dengan hasil maksimal sebagai modal menuju agenda utama mereka di penghujung tahun. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Realisasi PAD Medan Capai 19,91 Persen, Wali Kota Tekankan Optimalisasi Pajak
Wakil Bupati Taput Hadiri Wisuda XII IAKN Tarutung, Dorong Lulusan Terapkan Prinsip 3B
Bupati Taput Dorong Peran APBD dalam Pengembangan Pariwisata di Forum APKASI
Kemensos-PB INKANAS Teken MoU, Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda
Airin Rico Waas Pastikan Dekranas Mall Medan Siap Jadi Etalase UMKM
Revitalisasi 16 Ribu Sekolah, SD Negeri Tando NTT Jadi Prioritas 2026
komentar
beritaTerbaru