Kamis, 09 Juli 2026

Lazio Tersingkir Dramatis dari Liga Europa Setelah Kalah Adu Penalti dari Bodo/Glimt

Sabtu, 19 April 2025 07:08 WIB
Lazio Tersingkir Dramatis dari Liga Europa Setelah Kalah Adu Penalti dari Bodo/Glimt
Lazio harus mengubur mimpi melaju ke semifinal Liga Europa setelah kalah dari Bodo/Glimt lewat adu penalti yang menegangkan di Stadio Olimpico.
Roma (buseronline.com) - Harapan Lazio untuk melangkah ke semifinal Liga Europa musim ini kandas secara dramatis. Bertanding di Stadio Olimpico pada leg kedua perempat final, tim berjuluk Elang Ibukota itu berhasil membalikkan ketertinggalan agregat 0-2 menjadi 3-3.

Namun, mereka akhirnya harus mengakui keunggulan Bodo/Glimt melalui adu penalti dengan skor akhir 3-4.

Tertinggal dua gol akibat kekalahan di leg pertama yang digelar di Norwegia, Lazio datang dengan beban berat.

Kondisi cuaca ekstrem dan lapangan sintetis menjadi tantangan tersendiri pada laga sebelumnya, di mana dua gol dari Ulrik Saltnes membuat peluang Lazio terlihat nyaris mustahil.

Meski tanpa beberapa pemain kunci seperti Patric, Luca Pellegrini, dan Nuno Tavares yang hanya cukup fit untuk duduk di bangku cadangan, Lazio tampil penuh semangat di hadapan publik sendiri.

Dukungan luar biasa dari suporter yang menampilkan tifo bertema lagu "Wonderwall" milik Oasis turut mengangkat semangat para pemain.

Taty Castellanos membuka asa Lazio lewat gol indah dengan flick tumit pada menit ke-27, mengubah skor agregat menjadi 1-2.

Tim tuan rumah terus menekan, namun penyelamatan gemilang kiper Bodo/Glimt, Nikita Haikin, membuat keunggulan tetap tipis.

Gol kedua akhirnya datang di menit-menit akhir waktu normal melalui sontekan Tijjani Noslin setelah kemelut dari sepak pojok.

Dengan agregat imbang 2-2, laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Di babak tambahan, Lazio unggul untuk pertama kalinya lewat sundulan Boulaye Dia pada menit ke-100. Namun, kegembiraan itu tak bertahan lama.

Helmersen menebus kegagalan sebelumnya dengan mencetak gol penyeimbang untuk Bodo/Glimt, membawa agregat menjadi 3-3.

Meski bermain dengan 10 orang setelah Helmersen dikartu merah, tim tamu bertahan hingga adu penalti.

Dalam drama tos-tosan, Lazio sempat unggul setelah Mandas menepis penalti pertama Hauge. Namun kegagalan dari Tchaouna, Noslin, dan Castellanos membuat Lazio harus tersingkir.

Guendouzi sempat membawa harapan lewat eksekusi sukses, tetapi itu tak cukup.

Bodo/Glimt pun melaju ke semifinal Liga Europa, sementara Lazio harus mengubur mimpinya di hadapan ribuan pendukung sendiri.

Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Maurizio Sarri dan anak asuhnya yang telah memberikan perlawanan sengit hingga detik terakhir. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Sahroni Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
Prabowo Terima Kunjungan Thaksin Shinawatra di Kertanegara, Bahas Isu Strategis Global
KPK dan Kementerian PU Perkuat Pencegahan Korupsi Proyek Konstruksi Daerah
DPRD Kota Medan Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025
Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Geledah Delapan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU
Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Berkonsep Boarding School di Samosir
komentar
beritaTerbaru