Rabu, 02 September 2026

Olimpiade Paris Masih Terbuka, Erick Thohir: Garuda Muda Telah Banggakan dan Satukan Indonesia

Rabu, 01 Mei 2024 04:40 WIB
Olimpiade Paris Masih Terbuka, Erick Thohir: Garuda Muda Telah Banggakan dan Satukan Indonesia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyalami pemain Timnas Indonesia U-23. (Dok/PSSI)
Doha (buseronline.com) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan penghargaan tinggi dan pujian kepada Garuda Muda, meski Marselino Ferdinan dan kawan-kawan harus melepas tiket ke final Piala Asia U-23 seusai dikalahkan Uzbekistan 0-2 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024).

Meski urung ke final, Erick menyanjung prestasi hebat Timnas Indonesia U-23 sebagai debutan yang lolos ke semi final dan meminta para pemain tidak putus semangat karena tiket ke Olimpiade masih terbuka.

Garuda Muda, menurut Erick, harus kembali memperlihatkan kekuatan mental dalam laga perebutan posisi ketiga di Piala Asia U-23.

"Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, para ofisial, dan suporter Indonesia yang hadir langsung, maupun yang nonton dari Tanah Air. Saya menjadi saksi bahwa para pemain punya semangat tinggi untuk menang dan menembus final, namun Uzbekistan tim yang tangguh. Saya puas dengan timnas dan bangga karena sepak bola telah menyatukan Indonesia," ujar Erick Thohir yang bersama sejumlah pengurus PSSI mendukung langsung Indonesia di stadion.

Indonesia menghadapi perlawanan berbeda menghadapi Uzbekistan. Juara tahun 2018 dan empat kali semi finalis menekan Indonesia sejak awal laga. Namun kuatnya barisan pertahanan yang dikendalikan kapten Rizki Ridho babak pertama skor tidak berubah, 0-0.

Indonesia sempat mencetak gol di menit ke 61, melalui Muhammad Ferrari, namun dianulir wasit setelah melihat tayangan VAR ada pemain Indonesia yang offside. Indonesia justru kebobolan di menit-68 lewat tendangan Khusain Norchaev.

Seusai Rizki Ridho terkena kartu merah di menit 84, Uzbekistan menambah gol di menit 85 lewat gol bunuh diri, Pratama Arhan sehingga skor terakhir, 2-0 untuk lawan.

Meski gagal ke final, kans untuk menembus Olimpiade belum pupus. Selain masih tersedia satu tiket pada perebutan posisi ketiga melawan Irak yang digelar Selasa (30/4/2024), peluang terakhir ada di babak playoff.

Jika gagal pada perebutan posisi ketiga Piala Asia U-23, Indonesia harus melakoni babak playoff melawan wakil dari konfederasi Afrika, Guinea U-23 yang dijadwalkan pada 9 Mei di Paris.

"Masih ada dua kesempatan lagi. Mentalitas para pemain sudah teruji, dan saya tetap mohon doa serta dukungan seluruh pecinta sepakbola agar keinginan kita semua melihat generasi emas sepakbola bisa terbang tinggi akan tercapai," tegas Erick. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
Tags
beritaTerkait
Brimob Sediakan Wi-Fi Gratis bagi Pengungsi Gempa di Manggarai
Wali Kota Medan Minta Aspirasi Reses Segera Direalisasikan
Pemerintah Terbitkan Izin 25 Prodi PPDS Hospital-Based untuk Perkuat Tenaga Dokter Spesialis di Daerah 3T
Osasuna Kalahkan Getafe 1-0, Penalti Ante Budimir Jadi Pembeda
Arsenal Menang Tipis atas Aston Villa, Bukayo Saka Jadi Penentu
KPK Ajak Generasi Muda Samarinda Kritis Melihat Privilege dan Prestasi
komentar
beritaTerbaru