Jakarta (buseronline.com) - Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, menyebut Timnas Indonesia sebagai favorit di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Kendati demikian, Cheng Hoe menilai persaingan di grup tersebut tetap terbuka.
Malaysia berada satu grup dengan Indonesia, Singapura, dan Bangladesh pada edisi perdana
FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen ini akan diikuti 14 negara dan seluruh pertandingan akan disiarkan langsung oleh SCTV.
Cheng Hoe mengakui Indonesia memiliki keuntungan karena telah melakukan persiapan sejak tahun lalu dengan pelatih yang sama. Skuad Garuda juga dinilai memiliki pengalaman bermain bersama dalam banyak pertandingan.
"Saya pikir semua orang tahu bahwa Indonesia akan menjadi favorit di grup dan kemudian kami menghadapi derby melawan Singapura, yang selalu menjadi pertandingan ketat," ujar Cheng Hoe.
"Mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik sejak tahun lalu, dengan pelatih yang sama, bermain bersama dalam banyak, banyak pertandingan. Jadi, dalam hal itu mereka juga memiliki keuntungan," lanjutnya.
Meski demikian, pelatih Malaysia tersebut meminta anak asuhnya tidak hanya fokus kepada Indonesia dan Singapura. Bangladesh juga dianggap memiliki kekuatan yang patut diperhitungkan, terutama karena ditangani pelatih berpengalaman, Thomas Dooley.
"Tentu saja, kami juga tidak bisa mengabaikan Bangladesh yang memiliki pelatih Thomas Dooley, salah satu pelatih paling berpengalaman di Asia Tenggara," kata Cheng Hoe.
Tantangan lain yang harus dihadapi Malaysia adalah jadwal pertandingan yang padat. Harimau Malaya akan menjalani tiga pertandingan dalam waktu satu pekan.
Cheng Hoe menyadari kondisi tersebut membutuhkan kedalaman skuad yang memadai. Rotasi pemain menjadi salah satu opsi untuk menjaga kebugaran para pemain sepanjang turnamen.
"Harus memainkan tiga pertandingan dalam satu pekan itu sulit, jadi kami membutuhkan kedalaman skuad agar bisa melakukan rotasi pemain," ujarnya.
Menurut Cheng Hoe, FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi ujian penting untuk mengukur perkembangan tim Malaysia.
"Namun, kami merasa turnamen ini akan menjadi ujian yang bagus untuk melihat sejauh mana posisi kami saat ini," tuturnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi momentum bagi Malaysia untuk memberikan pengalaman kepada para pemain, khususnya skuad muda.
Cheng Hoe mengungkapkan tim pelatih tetap memiliki ambisi untuk membawa Malaysia meraih prestasi dalam turnamen edisi perdana tersebut.
"Dari perspektif federasi, kami menyadari bahwa pertandingan-pertandingan ini akan memberikan pengalaman besar bagi para pemain dan sebagai staf pelatih, kami juga bermimpi bisa mencapai sesuatu," tegasnya.
Ia menambahkan, status FIFA ASEAN Cup sebagai kompetisi baru membuat setiap pelatih memiliki motivasi untuk menjadi yang pertama mengangkat trofi.
"Karena ini merupakan ASEAN Cup yang pertama, setiap pelatih tentu ingin menjadi orang yang memenangkan edisi pertama dan mencantumkan namanya di trofi," pungkas Cheng Hoe. (R)
beritaTerkait
komentar