Rabu, 19 Agustus 2026

FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Kritik Proyek Gianni Infantino

Rabu, 19 Agustus 2026 13:35 WIB
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Kritik Proyek Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino (kanan) menganugerahi Presiden Donald Trump dengan Penghargaan Perdamaian FIFA (FIFA Peace Prize) saat drawing Piala Dunia 2026 di Kennedy Center di Washington, 5 Desember 2025.
Kontroversi semakin berkembang setelah penasihat senior FIFA Carlos Cordeiro mengundurkan diri. Cordeiro sebelumnya mendorong pejabat senior FIFA lainnya untuk berani menyampaikan keberatan terhadap rencana tersebut.

Tekanan dari berbagai pihak akhirnya membuat Infantino membatalkan proyek FIFA Forward Enterprise. Ancaman boikot dari 55 asosiasi anggota UEFA turut memperbesar tekanan terhadap FIFA. Penolakan tersebut membuat proyek penjualan saham privat atas sejumlah kompetisi FIFA tidak dapat dilanjutkan.

Pemecatan Lamour menjadi persoalan terbaru yang menambah tekanan terhadap kepemimpinan Infantino setelah Piala Dunia 2026. UEFA dan Concacaf disebut mulai mengambil jarak dari FIFA dan Infantino.

Kondisi tersebut berpotensi menjadi tantangan bagi Infantino yang berencana mempertahankan jabatannya dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027.

Tekanan juga meningkat setelah muncul surat bocor yang mempertanyakan kelayakan Infantino untuk kembali maju dalam pemilihan tersebut.

Dengan proyek FIFA Forward Enterprise telah dihentikan dan sejumlah pejabat senior meninggalkan FIFA, dinamika internal organisasi sepak bola dunia itu diperkirakan masih akan menjadi perhatian dalam beberapa bulan ke depan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Hadapi Brasil
Trump Tegaskan Dukungan untuk Gianni Infantino di Tengah Kontroversi FIFA
Timnas Indonesia Berpeluang Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026
Polri Siapkan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN Cup
komentar
beritaTerbaru