Rabu, 12 Agustus 2026

Timnas Soft Tennis Indonesia Matangkan Persiapan Menuju Asian Games Nagoya 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 08:25 WIB
Timnas Soft Tennis Indonesia Matangkan Persiapan Menuju Asian Games Nagoya 2026
Manajer Tim Soft Tennis Indonesia untuk Asian Games Nagoya 2026, Ferly Montolalu.
"Sebagai atlet tentu kami ingin memberikan hasil yang terbaik untuk Asian Games ini. Apa pun hasilnya, perunggu, perak, atau emas, yang terpenting kami bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," tuturnya.

Persiapan kontingen tidak hanya menyangkut aspek teknis. Tim Chef de Mission (CdM) Asian Games Nagoya 2026 juga memastikan kebutuhan nonteknis atlet dan ofisial terpenuhi.

Vice CdM Asian Games Nagoya 2026, Harry Warganegara, mengunjungi Pelatnas Soft Tennis Indonesia di Wisma Antam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kesiapan atlet sekaligus memastikan kebutuhan nonteknis menjelang keberangkatan ke Jepang.

"Untuk hal-hal teknis, khususnya seperti yang ada di soft tennis ini, kami serahkan kepada cabang olahraga, pengurus, dan pelatih. Tugas kami lebih kepada memastikan kebutuhan nonteknis atlet dan ofisial dapat terpenuhi dengan baik," jelas Harry.

Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar satu bulan, Timnas Soft Tennis Indonesia kini memasuki tahap akhir pemantapan. Penyempurnaan teknik, menjaga kondisi fisik dan mental, serta memaksimalkan pengalaman dari uji coba internasional menjadi modal Indonesia untuk menghadapi persaingan ketat di Asian Games Nagoya-Aichi 2026. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bayern Muenchen Awali Tur Asia dengan Kemenangan 2-1 atas Jeju SK
Sumut Bersiap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Voli Putri Asia U-20 2027
Pemkab Garut Terima Bantuan Dua Unit Portable USG Senilai Rp400 Juta
Pertamina Borong Tiga Penghargaan Internasional di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Korps Brimob Polri Terima Piagam Penghargaan Rekor Asia Terjun Payung dari PB FASI
Peringatan KAA 2026 di Bandung Hadirkan 26 Delegasi Negara, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
komentar
beritaTerbaru