Rabu, 05 Agustus 2026

Herdman Akui Timnas Indonesia Tampil di Bawah Standar Usai Dibekuk Vietnam

Rabu, 05 Agustus 2026 07:02 WIB
Herdman Akui Timnas Indonesia Tampil di Bawah Standar Usai Dibekuk Vietnam
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dan para pemain berbicara dengan suporter setelah kekalahan 0-3 dari Vietnam pada Piala AFF 2026, Senin (3/8/2026).

Bogor (buseronline.com) - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui tim asuhannya tampil di bawah standar saat menelan kekalahan 0-3 dari Tim nasional sepak bola Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, kesalahan yang dilakukan pada awal pertandingan menjadi faktor utama yang memudahkan Vietnam meraih kemenangan. Indonesia gagal memberikan perlawanan berarti sepanjang pertandingan.

Selain tidak mampu mencetak gol, Skuad Garuda hanya menghasilkan dua tembakan yang tepat sasaran. Kekalahan tersebut membuat Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A, meski peluang untuk lolos ke babak semifinal masih terbuka.

Herdman mengatakan dirinya belum ingin memberikan evaluasi menyeluruh karena suasana setelah pertandingan masih dipenuhi emosi. Namun, ia memastikan tim pelatih akan melakukan analisis mendalam untuk memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi Singapura pada laga berikutnya.

"Ini masih sangat awal dan emosinya masih tinggi setelah pertandingan. Kami harus melihat pertandingan ini dengan kepala dingin," ujar Herdman.

Pelatih asal Kanada itu menilai 10 hingga 15 menit pertama menjadi momen yang menentukan jalannya pertandingan. Menurutnya, Indonesia gagal mengantisipasi permainan langsung dan duel fisik Vietnam sehingga memberikan peluang mudah bagi lawan untuk mencetak gol.

"Kami seharusnya lebih siap menghadapi permainan langsung dan duel fisik Vietnam pada 10 hingga 15 menit pertama. Kami memberikan mereka gol yang terlalu mudah. Ketika Anda melakukan itu melawan tim seperti Vietnam, pertandingan akan menjadi sangat sulit karena mereka bisa menyerang lewat serangan balik," katanya.

Herdman menegaskan Indonesia harus memperbaiki organisasi permainan, baik saat menyerang maupun bertahan. Ia juga menilai manajemen pertandingan harus ditingkatkan agar tim tidak kembali kehilangan kendali pada fase-fase awal pertandingan.

Meski menelan kekalahan telak, Herdman memastikan Timnas Indonesia tidak akan mengubah identitas permainannya. Ia tetap ingin anak asuhnya bermain menyerang, melakukan tekanan tinggi, serta membangun serangan dari lini belakang.

Menurutnya, filosofi tersebut membutuhkan keseimbangan yang lebih baik, terutama dalam transisi bertahan agar tim tidak mudah dihukum melalui serangan balik lawan.

"Tim ini ingin menyerang. Kami ingin mengirim banyak pemain ke depan. Kami tidak ingin menjadi tim yang hanya bertahan di area sendiri dan mengandalkan serangan balik. Kami harus belajar kapan harus memiliki pertahanan transisi yang baik dan bagaimana mengelola pertandingan dengan lebih baik," ujarnya.

Herdman juga mengingatkan bahwa skuad yang dimilikinya masih dalam proses pembentukan. Ia menyebut para pemain baru beberapa kali bermain bersama sehingga masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaik.

Karena itu, ia meminta seluruh pemain menjadikan kekalahan dari Vietnam sebagai pelajaran untuk bangkit saat menghadapi Singapura.

"Kami harus menerima kekalahan ini, belajar dari kesalahan, tetap bersatu, dan menunjukkan respons yang lebih baik pada pertandingan berikutnya," kata Herdman. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Herdman Minta Timnas Indonesia Segera Bangkit Usai Dibantai Vietnam, Fokus Hadapi Singapura
Mental Kuat Jadi Kunci, Thom Haye Ungkap Rahasia Kemenangan Timnas Indonesia atas Timor Leste
Shayne Pattynama Ajak Suporter Penuhi Stadion Pakansari Saat Timnas Indonesia Hadapi Vietnam
Mitchell Baker Kokoh di Puncak Top Skor Sementara Piala AFF 2026
Shin Tae-yong Doakan Timnas Indonesia Sukses di Piala AFF 2026
Malaysia Pesta Gol ke Gawang Laos, Kokoh di Puncak Klasemen Grup B Piala AFF 2026
komentar
beritaTerbaru