New Jersey (buseronline.com) - Spanyol mengukuhkan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Argentina dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Senin dini hari WIB.
Kemenangan itu sekaligus mengantarkan La Furia Roja memecahkan rekor tak terkalahkan milik
Italia di laga kompetitif. Gol tunggal kemenangan
Spanyol dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 atau awal babak tambahan waktu kedua.
Gol tersebut memastikan tim asuhan Luis de la Fuente meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah sekaligus menggagalkan upaya Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Selain mengangkat trofi,
Spanyol juga mencatat sejarah baru di sepak bola internasional. Berdasarkan data Football
Italia, kemenangan atas Argentina membuat La Furia Roja kini membukukan 38 pertandingan kompetitif tanpa kekalahan.
Catatan itu melampaui rekor
Italia yang sebelumnya mencatat 37 laga kompetitif tanpa kalah pada periode 2018 hingga 2021 di bawah arahan Roberto Mancini. Rekor tersebut sempat menjadi yang terbaik di level internasional sebelum akhirnya dipatahkan
Spanyol.
Meski kehilangan rekor tak terkalahkan,
Italia masih mempertahankan sejumlah catatan prestisius di ajang
Piala Dunia. Gli Azzurri bersama Jerman masih berada di posisi kedua sebagai negara dengan koleksi gelar terbanyak, masing-masing empat trofi.
Sementara itu, Brasil tetap menjadi tim tersukses dengan lima gelar juara dunia. Kekalahan di final juga membuat Argentina gagal menyamai koleksi empat gelar milik Italia dan Jerman. Albiceleste masih bertahan dengan tiga trofi Piala Dunia.
Selain itu,
Italia masih menjadi salah satu dari dua negara yang berhasil menjuarai
Piala Dunia dalam dua edisi beruntun, yakni pada 1934 dan 1938. Prestasi tersebut hanya mampu disamai Brasil yang menjadi juara pada edisi 1958 dan 1962. (R)
beritaTerkait
komentar