Minggu, 12 Juli 2026

Talenta Papua Kembali Warnai Timnas Indonesia U-17 di Garuda Championship Series 2026

Minggu, 12 Juli 2026 07:03 WIB
Talenta Papua Kembali Warnai Timnas Indonesia U-17 di Garuda Championship Series 2026
Talenta sepak bola asal Papua kembali menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia U-17.

Jakarta (buseronline.com) - Talenta sepak bola asal Papua kembali menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia U-17.

Dilansir dari laman PSSI, pada ajang Garuda Championship Series 2026 menghadapi Malaysia, tiga pemain jebolan Papua Football Academy (PFA), yakni Melki Yatipai, Stenly Meyanu, dan Dolvinus Solossa, mendapat kepercayaan tampil bersama Garuda Muda.

Sementara itu, satu pemain PFA lainnya, Yance Glen Imbiri, belum dapat memperkuat tim karena masih menjalani pemulihan akibat sakit.

Penampilan ketiga pemain tersebut menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia muda di Tanah Papua terus melahirkan talenta berkualitas yang mampu bersaing di level nasional.

Mereka juga menjadi bukti keberhasilan program pembinaan yang dijalankan Papua Football Academy dalam mencetak pemain muda potensial.

Pada dua pertandingan melawan Malaysia, pelatih kepala Timnas Indonesia U-17, David Nascimento, memberikan kepercayaan besar kepada para pemain jebolan PFA.

Melki Yatipai menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak setelah tampil selama 87 menit pada laga pertama dan 83 menit pada pertandingan kedua.

Sementara itu, Stenly Meyanu tampil selama 60 menit pada pertandingan pembuka dan kembali dimainkan selama 19 menit pada laga kedua sebagai pemain pengganti.

Adapun Dolvinus Solossa mencatatkan 60 menit bermain pada laga pertama dan kembali tampil selama 40 menit pada pertandingan kedua.

Melki tampil impresif sebagai gelandang bertahan dengan peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan Indonesia. Selain mampu memutus serangan lawan, ia juga menjadi poros dalam membangun serangan dari lini belakang.

Di sisi lain, Stenly Meyanu menjalankan peran sebagai penghubung antarlini dengan distribusi bola yang baik dan visi permainan yang mampu membuka ruang bagi lini depan Garuda Muda.

Sementara itu, Dolvinus Solossa menjadi ancaman dari sektor kiri penyerangan. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya dalam duel satu lawan satu beberapa kali merepotkan pertahanan Malaysia. Bahkan, dua tembakan kerasnya dari luar kotak penalti memaksa kiper lawan bekerja keras.

Meski laga pertama berakhir imbang 1-1, penampilan Timnas Indonesia U-17 tetap mendapat apresiasi dari pelatih David Nascimento. Ia menilai anak asuhnya mampu mengendalikan permainan meski baru menjalani masa persiapan sekitar satu bulan.

Kepercayaan terhadap para pemain PFA berlanjut pada pertandingan kedua. Melki kembali menjadi starter, sementara Stenly dan Dolvinus tetap mendapat kesempatan bermain sebagai bagian dari rotasi tim.

Di balik kehadiran nama-nama tersebut, terdapat proses pembinaan yang berjalan secara konsisten melalui kolaborasi Papua Football Academy dan PSSI dalam mengembangkan sepak bola usia dini di Papua.

Program ini juga mendapat dukungan dari PT Freeport Indonesia dan melibatkan federasi sepak bola Belanda (KNVB), sehingga para pemain memperoleh pembinaan yang terstruktur, mulai dari aspek teknik, taktik, fisik, hingga pembentukan karakter.

Keberhasilan para pemain PFA menembus Timnas Indonesia U-17 menjadi bukti bahwa Papua tetap menjadi salah satu lumbung talenta sepak bola nasional dan terus memberikan kontribusi bagi masa depan sepak bola Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Pengungsian Intan Jaya, Satgas Damai Cartenz Salurkan 150 Paket Sembako
Kemenkes Prihatin atas Pemalangan RS Jayapura, Minta Layanan Kesehatan Tidak Terganggu
Mentan Amran Penuhi Berbagai Usulan Petani Papua, Perkuat Swasembada Pangan
Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis di Ilaga, Perkuat Kedekatan dengan Warga
Personel Operasi Damai Cartenz 2026 Ikut Donor Darah Meriahkan HUT ke 80 Bhayangkara di Nabire
Diduga Jadi Perantara Senjata untuk KKB, Satgas Damai Cartenz Tangkap Pria di Sarmi
komentar
beritaTerbaru