Kamis, 14 Mei 2026

Pemerintah Pantau Ketat Kasus Hantavirus di Jakarta, Menkes Pastikan Tidak Mudah Menular

Kamis, 14 Mei 2026 12:14 WIB
Pemerintah Pantau Ketat Kasus Hantavirus di Jakarta, Menkes Pastikan Tidak Mudah Menular
Ilustrasi Hantavirus.
Virus ini memiliki dua manifestasi klinis utama, yakni Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru.

Hingga kini belum tersedia pengobatan spesifik untuk Hantavirus sehingga penanganan dilakukan berdasarkan gejala yang muncul.

Menkes Budi menyebut varian Hantavirus yang ditemukan di Indonesia merupakan varian Asia dengan tingkat kematian sekitar 5 hingga 15 persen, lebih rendah dibanding varian Andes di Amerika Selatan yang memiliki risiko kematian hingga 60 persen. "99 persen penularan Hantavirus terjadi melalui tikus, bukan antarmanusia," tegasnya.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah perkembangbiakan tikus di rumah maupun tempat kerja guna meminimalkan risiko penularan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Luncurkan Program Nutri-Level untuk Dorong Gaya Hidup Sehat
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Virus Hanta, Indonesia Belum Temukan Kasus HPS
Menkes Budi Tegaskan Digitalisasi Jadi Kunci Reformasi Kesehatan Nasional
Menkes Instruksikan Revisi Regulasi Internsip Kedokteran, Berlaku Mulai Mei 2026
Kemenkes RI Ingatkan Bahaya Obesitas bagi Kesehatan Masyarakat
Wamenkes Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Syariah yang Holistik
komentar
beritaTerbaru