Rabu, 19 Agustus 2026

Pemerintah Pantau Ketat Kasus Hantavirus di Jakarta, Menkes Pastikan Tidak Mudah Menular

Kamis, 14 Mei 2026 12:14 WIB
Pemerintah Pantau Ketat Kasus Hantavirus di Jakarta, Menkes Pastikan Tidak Mudah Menular
Ilustrasi Hantavirus.
Virus ini memiliki dua manifestasi klinis utama, yakni Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru.

Hingga kini belum tersedia pengobatan spesifik untuk Hantavirus sehingga penanganan dilakukan berdasarkan gejala yang muncul.

Menkes Budi menyebut varian Hantavirus yang ditemukan di Indonesia merupakan varian Asia dengan tingkat kematian sekitar 5 hingga 15 persen, lebih rendah dibanding varian Andes di Amerika Selatan yang memiliki risiko kematian hingga 60 persen. "99 persen penularan Hantavirus terjadi melalui tikus, bukan antarmanusia," tegasnya.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah perkembangbiakan tikus di rumah maupun tempat kerja guna meminimalkan risiko penularan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascagempa di NTT
Kemenkes Perluas Skrining TB Berbasis AI ke Pesantren dan Permukiman Padat
Integrasi SATUSEHAT-SIAK Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Secara Digital
Operasi Katarak Gratis Bantu Masyarakat Kembali Produktif dan Mandiri
Kemenkes dan Gavi Perkuat Kepercayaan Masyarakat terhadap Imunisasi Lewat Forum Pembelajaran Internasional
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis ke Perkantoran, 235 Pegawai Bakom RI Ikut Pemeriksaan
komentar
beritaTerbaru