Minggu, 04 Oktober 2026

Pemerintah Pantau Ketat Kasus Hantavirus di Jakarta, Menkes Pastikan Tidak Mudah Menular

Kamis, 14 Mei 2026 12:14 WIB
Pemerintah Pantau Ketat Kasus Hantavirus di Jakarta, Menkes Pastikan Tidak Mudah Menular
Ilustrasi Hantavirus.
Virus ini memiliki dua manifestasi klinis utama, yakni Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru.

Hingga kini belum tersedia pengobatan spesifik untuk Hantavirus sehingga penanganan dilakukan berdasarkan gejala yang muncul.

Menkes Budi menyebut varian Hantavirus yang ditemukan di Indonesia merupakan varian Asia dengan tingkat kematian sekitar 5 hingga 15 persen, lebih rendah dibanding varian Andes di Amerika Selatan yang memiliki risiko kematian hingga 60 persen. "99 persen penularan Hantavirus terjadi melalui tikus, bukan antarmanusia," tegasnya.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah perkembangbiakan tikus di rumah maupun tempat kerja guna meminimalkan risiko penularan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes: Keselamatan Pasien Harus Dijaga Sepanjang Perjalanan Perawatan
Kemenkes Turunkan Syarat SKP Dokter dari 250 Menjadi 160
Kemenkes: Aktivitas Influenza Meningkat, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Kemenkes Imbau Warga Tak Panic Buying Oseltamivir, Mayoritas Influenza Bisa Sembuh Sendiri
Kemenkes Siapkan Alat Diagnostik TBC untuk 884 Puskesmas di Jateng
Kemenkes Gandeng Kejagung Kawal Pembangunan Infrastruktur Kesehatan
komentar
beritaTerbaru