Rabu, 06 Mei 2026

Pemko Pekalongan Gencarkan Imunisasi Kejar untuk Tekan Penyebaran Campak dan Rubella

Rabu, 06 Mei 2026 13:30 WIB
Pemko Pekalongan Gencarkan Imunisasi Kejar untuk Tekan Penyebaran Campak dan Rubella
Program Imunisasi Kejar.

Pekalongan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekalongan mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi imunisasi anak guna mencegah penyebaran penyakit menular.

Dilansir dari laman Jatengprov, warga yang anaknya belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal diminta memanfaatkan program Imunisasi Kejar yang tersedia di puskesmas terdekat.

Programmer Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Samsiyah Ratnawati menyampaikan bahwa pihaknya terus mengintensifkan langkah pencegahan, termasuk penelusuran dan pendataan terhadap kasus suspek campak dan rubella beserta lingkungan sekitar pasien.

"Puskesmas akan melakukan pendataan jumlah bayi dan anak di sekitar lokasi kasus, kemudian memeriksa status imunisasinya. Jika belum lengkap, akan dilakukan imunisasi kejar," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin.

Menurutnya, program Imunisasi Kejar menjadi strategi penting untuk menutup kesenjangan cakupan vaksinasi di masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Langkah ini diharapkan mampu memutus rantai penularan penyakit di tingkat komunitas.

Data Dinas Kesehatan mencatat, sejak awal tahun hingga akhir April 2026 terdapat 41 kasus suspek campak dan rubella, dengan tiga kasus di antaranya telah terkonfirmasi positif. Seluruh pasien merupakan anak-anak dan kini telah dinyatakan sembuh setelah mendapatkan perawatan medis.

"Semua kasus yang terkonfirmasi sudah ditangani dan menjalani perawatan di rumah sakit. Saat ini kondisinya sudah sembuh," jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan anak, mengingat kelompok usia tersebut rentan terhadap penyakit menular.

"Melalui deteksi dini dan respons cepat seperti imunisasi kejar serta program Cek Kesehatan Gratis, diharapkan penyebaran campak dan rubella di Kota Pekalongan dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Indonesia Perkuat Komitmen Imunisasi pada Puncak Pekan Imunisasi Dunia 2026
Pemko Pekalongan Hapus Denda PBB Selama April 2026, Dorong Kepatuhan Wajib Pajak
Kemenkes Mulai Imunisasi MR untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Indonesia
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
RSU Haji Medan Perkuat Perlindungan Tenaga Medis dalam Penanganan Campak
komentar
beritaTerbaru