Polri Dampingi PT MRT Jakarta Tingkatkan Sistem Keamanan Jelang Re-Sertifikasi SMP
Jakarta (buseronline.com) Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus memperkuat sinergi dengan pengelola
Hukum & Peristiwa 8 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa imunisasi campak-rubella (MR) merupakan langkah paling efektif dalam mencegah penularan campak, terutama dengan memastikan cakupan imunisasi merata hingga ke seluruh wilayah.
Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Kamis (26/2/2026). Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Plt Dirjen P2), Andi Saguni, menyampaikan bahwa pemerintah terus meningkatkan capaian imunisasi nasional guna melindungi masyarakat dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi tersebut.
“Pencegahan campak sangat bergantung pada imunisasi yang lengkap dan merata. Ketika cakupan tinggi dan tidak ada wilayah yang tertinggal, rantai penularan bisa dihentikan,” tegas dr Andi.
Ia menjelaskan, Kemenkes melakukan berbagai strategi penguatan, mulai dari imunisasi rutin, imunisasi kejar bagi anak yang belum lengkap status vaksinasinya, hingga pelaksanaan imunisasi tambahan di wilayah dengan cakupan rendah.
Menurutnya, dilansir dari laman Kemenkes, pendekatan tersebut penting untuk menutup kesenjangan layanan imunisasi yang masih terjadi di sejumlah daerah. Pemerintah juga melakukan pemantauan dan evaluasi berkala untuk memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang terlewat dari program imunisasi.
Sementara itu, Konsultan Penyakit Infeksi dan Tropik Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, Mulya Rahma Karyanti, menekankan pentingnya analisis data imunisasi hingga ke tingkat desa.
“Secara nasional capaian imunisasi MR sudah melampaui target, tetapi kasus campak masih bisa terjadi jika ada desa atau wilayah tertentu yang cakupannya rendah. Kantong-kantong inilah yang harus menjadi fokus pencegahan,” jelas dr Mulya.
Ia menambahkan bahwa campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular, sehingga keberadaan wilayah dengan cakupan imunisasi rendah dapat menjadi sumber penyebaran kasus ke daerah lain.
Selain memperkuat imunisasi, pemerintah juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala campak, seperti demam tinggi, ruam kemerahan, batuk, pilek, dan mata merah.
Kemenkes berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat mempercepat penutupan kantong-kantong rentan, sehingga target eliminasi campak dapat tercapai secara optimal. (R)
Jakarta (buseronline.com) Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus memperkuat sinergi dengan pengelola
Hukum & Peristiwa 8 jam lalu
Watukosek (buseronline.com) Dalam rangka menyambut HUT ke80 Kepolisian Republik Indonesia (Polri), RS Bhayangkara TK III Pusdik Brimob Wa
Hukum & Peristiwa 9 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pemanfaatan aset hasil ra
Hukum & Peristiwa 9 jam lalu
Garut (buseronline.com) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut resmi membuka kegiatan Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026 di G
Pendidikan 10 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah
Ekonomi 11 jam lalu
Hambalang (buseronline.com) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan sepak b
Olahraga 11 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran manajemen Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) di R
Ekonomi 12 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan Program ELearning ASN Berintegritas sebagai bagian dari up
Hukum & Peristiwa 12 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi meluncurkan fitur Pemetaan Indikasi Kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pembangun
Ekonomi 13 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar) dan Gerakan Ayah Men
Pendidikan 14 jam lalu