Kudus (buseronline.com) - Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Birton meresmikan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), serta Gedung Stroke dan Onkologi RSUD dr Loekmono Hadi, Rabu.
Peresmian tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kudus dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan yang lebih modern, responsif, dan komprehensif.
Dalam sambutannya, dilansir dari laman Jatengprov, Bupati Sam’ani menyampaikan bahwa penambahan fasilitas tersebut merupakan wujud komitmen Pemkab Kudus untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima dan profesional bagi masyarakat.
“Penambahan Gedung IGD, PONEK, serta Stroke dan Onkologi ini adalah wujud komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan yang prima, cepat, tepat, dan profesional. Fasilitas yang semakin lengkap harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM dan sistem pelayanan yang terintegrasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan layanan kegawatdaruratan, kesehatan ibu dan bayi, serta penanganan stroke dan kanker merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Kami ingin RSUD dr Loekmono Hadi semakin unggul dan mampu menjadi rumah sakit rujukan terdepan di Pantura Timur. Inovasi pelayanan harus terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan jaminan layanan kesehatan yang optimal dan berstandar tinggi,” tegasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Mustiko Wibowo, menjelaskan bahwa pembangunan Gedung IGD dan PONEK menelan anggaran sebesar Rp6,86 M. Gedung tersebut dirancang untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan sekaligus pelayanan obstetri neonatal emergensi komprehensif.
“Gedung IGD dan PONEK ini kami siapkan untuk memastikan respons cepat dalam penanganan kasus darurat, serta pelayanan ibu dan bayi secara komprehensif,” jelasnya.
Sementara itu, pembangunan Gedung Stroke dan Onkologi mengalokasikan anggaran sebesar Rp44,6 M yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Gedung lima lantai tersebut dirancang sebagai pusat layanan terpadu bagi pasien stroke dan kanker dengan fasilitas yang lebih modern dan lengkap.
“Gedung Stroke dan Onkologi akan menjadi pusat layanan komprehensif dengan fasilitas yang lebih lengkap dan modern, sehingga penanganan pasien bisa dilakukan secara terpadu,” tambah Mustiko.
Dengan hadirnya fasilitas baru tersebut, manajemen RSUD dr Loekmono Hadi optimistis mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperkuat sistem rujukan regional, serta memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan terintegrasi bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya. (R)
beritaTerkait
komentar