Intan Jaya (buseronline.com) - Di tengah sunyi dan terjalnya pegunungan Papua, kehadiran personel Operasi Damai Cartenz 2026 membawa harapan baru bagi warga Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Tak hanya menjalankan patroli keamanan, aparat kepolisian juga memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di kampung-kampung terpencil, Senin.
Sejak pagi, satu regu personel yang dipimpin Danru Belukar 4.0.2 Operasi Damai Cartenz 2026, Briptu Bagas Al-Bayyinah Ajun Saputro, bergerak dari Pos Perpus Belukar menyusuri jalur setapak menuju Kampung Bajemba. Rute yang dilalui cukup menantang, mulai dari simpang lima, menembus jalur hutan, hingga perkampungan warga.
Di sepanjang perjalanan, dilansir dari laman Humas Polri, patroli keamanan dilakukan bersamaan dengan pelayanan kesehatan keliling. Setiap warga yang ditemui langsung mendapat pemeriksaan kesehatan sederhana, pembagian vitamin, serta obat-obatan dasar secara cuma-cuma.
Anak-anak, mama-mama, hingga warga lanjut usia tampak antusias menyambut kedatangan personel. Sejumlah warga bahkan langsung menghampiri rombongan ketika melihat aparat tiba di sekitar honai mereka.
Bagi masyarakat di wilayah dengan akses fasilitas kesehatan terbatas dan jarak tempuh yang jauh menuju puskesmas atau rumah sakit, layanan ini menjadi bantuan yang sangat berarti.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Patroli bukan hanya soal keamanan, tetapi juga memastikan warga merasa diperhatikan dan dibantu, terutama dalam kebutuhan dasar seperti kesehatan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga. Menurutnya, pendekatan humanis menjadi kunci membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
“Ketika anggota datang dengan pendekatan humanis, dialog terbangun dan kepercayaan tumbuh. Dari situlah situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bisa tercipta secara alami,” kata Adarma.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIT itu ditutup dengan apel konsolidasi pada sore hari di Pos Perpus Belukar. Sepanjang pelaksanaan patroli dialogis dan pelayanan kesehatan keliling, situasi Distrik Sugapa terpantau aman dan kondusif, sementara aktivitas masyarakat berjalan normal.
Melalui kegiatan ini, Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya menjaga Papua tetap damai, tidak hanya melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan sentuhan sosial dan kemanusiaan yang langsung dirasakan masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar