Senin, 06 April 2026

Menkes Paparkan Arah Baru Transformasi RS Pemerintah untuk Capai Standar Global

EM Bukit MKes - Senin, 09 Februari 2026 11:06 WIB
Menkes Paparkan Arah Baru Transformasi RS Pemerintah untuk Capai Standar Global
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sambutan pada ajang 3rd RS Kemenkes Awards 2026 yang dihadiri pimpinan rumah sakit vertikal Kemenkes di Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah untuk membawa rumah sakit pemerintah di Indonesia menuju standar layanan kesehatan kelas dunia. Penegasan tersebut disampaikan dalam ajang 3rd RS Kemenkes Awards yang digelar di Jakarta, Kamis.

Ajang tersebut menjadi momentum apresiasi atas kinerja dan transformasi rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, sekaligus penguatan arah kebijakan pengembangan rumah sakit pemerintah ke depan.

Dalam sambutannya, dilansir dari laman Kemenkes, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa transformasi rumah sakit pemerintah harus bertumpu pada tiga pilar utama, yakni peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan pendidikan dan penelitian, serta penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Menurut Menkes, peningkatan mutu layanan rumah sakit pemerintah saat ini sudah mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya melalui reformasi sistem remunerasi tenaga medis yang dinilai lebih adil dan berbasis kinerja. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa penilaian kualitas layanan tidak boleh dilakukan secara subjektif oleh institusi itu sendiri.

“Kualitas layanan itu yang menilai seharusnya pasien, bukan kita sendiri. Salah satu ukurannya adalah ketika standar kita sudah diakui dan mulai dipercaya oleh pasien dari luar negeri,” ujar Menkes.

Pada pilar pendidikan dan penelitian, Menkes menekankan pentingnya pengembangan kompetensi dokter spesialis agar memiliki daya saing dan memenuhi standar internasional. Selain itu, Kemenkes juga menargetkan peningkatan jumlah riset klinis (clinical trial) di rumah sakit Kemenkes hingga 200 persen sebagai upaya memperkuat inovasi, pengembangan ilmu kedokteran, serta kemandirian sistem kesehatan nasional.

“Rumah sakit pemerintah harus menjadi pusat layanan sekaligus pusat pembelajaran dan penelitian yang mampu menjawab tantangan kesehatan masa depan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kemenkes memberikan penghargaan dalam 21 kategori kepada rumah sakit dan pimpinan rumah sakit yang dinilai unggul dalam transformasi layanan, mutu pelayanan, kepemimpinan, inovasi, serta pengalaman pasien.

Untuk Pilar Peningkatan Kualitas Layanan dan Inovasi, penghargaan Best Quality Hospital dengan indikator mutu terbaik diraih oleh RS Orthopedi Prof Dr R Soeharso. Sementara kategori Rumah Sakit dengan Inovasi Terbaik diberikan kepada RSUP dr Kariadi, RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, dan RSUP Fatmawati. Adapun penghargaan Rumah Sakit dengan Hospitality Terbaik diraih RS Kanker Dharmais, RSUP Dr Sitanala, dan RSAB Harapan Kita.

Pada Pilar Penguatan Pendidikan dan Penelitian, penghargaan Penyelenggara Unit Riset Klinis Terbaik diberikan kepada RSUPN dr Cipto Mangunkusumo, RSUP dr M Djamil, dan RS PON Prof Dr Mahar Mardjono. Sementara Best Teaching Hospital diraih oleh RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Untuk kategori RS Penyelenggara Pendidikan Utama Terbaik, penghargaan diberikan kepada RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Mata Cicendo, serta RSAB Harapan Kita.

Sedangkan pada Pilar Tata Kelola, Kepemimpinan, dan Transformasi Menyeluruh, penghargaan Best Transformation Hospital diraih oleh RSUP dr Kariadi. Penghargaan Best CEO diberikan kepada Eniarti selaku Direktur Utama RSUP dr Sardjito.

Selain itu, penghargaan Tingkat Maturitas Badan Layanan Umum (BLU) kategori “Luar Biasa” diraih oleh RSUP dr Sardjito, RSUP dr Kariadi, dan RSUPN dr Cipto Mangunkusumo.

Melalui penyelenggaraan 3rd RS Kemenkes Awards ini, Kementerian Kesehatan RI berharap rumah sakit penerima penghargaan tidak hanya mampu mempertahankan capaian yang telah diraih, tetapi juga terus meningkatkan kualitas layanan, tata kelola, serta inovasi secara berkelanjutan.

“Kami ingin rumah sakit pemerintah benar-benar menjadi kebanggaan nasional dan mampu bersaing di tingkat global,” pungkas Menkes. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar