Rabu, 02 September 2026

Perbaikan Rutilahu Pasirwangi Jadi Upaya Pemkot Bandung Tekan TBC

Rabu, 28 Januari 2026 11:06 WIB
Perbaikan Rutilahu Pasirwangi Jadi Upaya Pemkot Bandung Tekan TBC
Pekerja melakukan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, sebagai bagian dari program Pemerintah Kota Bandung untuk menciptakan hunian sehat dan menekan risiko penularan tuberkulosis. (Dok/Diskominfo Ban
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung menjadikan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai strategi utama untuk menekan prevalensi tuberkulosis (TBC) di wilayah rawan kesehatan, termasuk Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Senin.

Dilansir dari laman Diskominfo Bandung, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan kebijakan tersebut saat menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana bersama warga Pasirwangi.

Ia menekankan bahwa kondisi rumah yang lembap, minim cahaya, dan tidak memenuhi standar kesehatan berpotensi mempercepat penularan TBC di lingkungan padat penduduk.

“Rutilahu itu kuncian, kalau serius diperbaiki prevalensi TBC bisa turun signifikan,” ujar Farhan.

Menurut Farhan, pada tahun 2026, Pemkot Bandung akan menggenjot perbaikan Rutilahu secara masif, khususnya di RW dengan kerentanan kesehatan tinggi.

Program ini juga akan dikaitkan langsung dengan intervensi kesehatan sehingga manfaatnya dirasakan warga dalam jangka panjang.

Selain perbaikan rumah, Wali Kota menyoroti pentingnya sanitasi dasar untuk mencapai target Open Defecation Free (ODF).

Data dari Kelurahan Pasirwangi menunjukkan bahwa RW 2, RW 3, dan RW 10 masih kekurangan septic tank, yang berpotensi meningkatkan kasus diare, stunting, dan risiko TBC.

“Sanitasi buruk meningkatkan diare, diare memicu stunting, dan lingkungan tidak sehat memperbesar risiko TBC,” jelas Farhan.

Pendekatan terpadu ini diarahkan agar setiap intervensi memberikan dampak ganda bagi kesehatan warga, dari perbaikan hunian hingga penurunan risiko penyakit menular.

Sementara itu, Lurah Pasirwangi Meli Susanti menyatakan kesiapan menindaklanjuti arahan Wali Kota dengan melakukan pendataan dan pendampingan RW prioritas.

“Kami segera koordinasi dengan perangkat daerah agar survei Rutilahu dan sanitasi cepat dilakukan,” ujar Meli.

Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas hunian warga sekaligus menurunkan risiko TBC secara nyata di tingkat kelurahan, seiring upaya Pemkot Bandung meningkatkan kesehatan masyarakat melalui intervensi rumah dan sanitasi terpadu. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam
427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi
Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Sapa Warga dan Bagikan Makanan Ringan
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Asrama, Siswa Dilatih Mandiri dan Disiplin
Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD
Jabar Targetkan Bebas Anak Tidak Sekolah pada 2029
komentar
beritaTerbaru