Selasa, 07 April 2026

Layanan Kesehatan Pascabencana Aceh Diperkuat, Kemenkes Kerahkan 527 Relawan TCK Batch 3

Jumat, 23 Januari 2026 11:20 WIB
Layanan Kesehatan Pascabencana Aceh Diperkuat, Kemenkes Kerahkan 527 Relawan TCK Batch 3
Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 3 Kementerian Kesehatan RI mengikuti apel dan doa bersama sebelum diberangkatkan menuju Provinsi Aceh di Terminal 3 Gate 4 Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu (18/1/2026). (Dok/Kemenkes)
Banten (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali menurunkan sebanyak 527 relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch 3 untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat pascabencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh. Penugasan ini merupakan kelanjutan dari TCK Batch 2 dan dilaksanakan pada 18–31 Januari 2026.

Penugasan relawan TCK Batch 3 dikoordinasikan oleh Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dan difokuskan pada sembilan kabupaten/kota prioritas terdampak bencana, yakni Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Pidie.

Pelepasan relawan dilakukan secara resmi oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes, dr Yuli Farianti, pada Minggu di Terminal 3 Gate 4 Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Dalam arahannya, dr Yuli Farianti menyampaikan bahwa kondisi lapangan pada fase penugasan Batch 3 telah menunjukkan perbaikan dibandingkan fase awal penanganan bencana. Sejumlah fasilitas kesehatan dan pelayanan masyarakat mulai kembali beroperasi.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga kewaspadaan, keselamatan, serta empati dalam menjalankan tugas kemanusiaan di daerah terdampak.

“Jaga diri, jaga teman, dan jaga institusi kalian. Tetap waspada, saling mendukung, dan selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat serta tim pendamping dari pusat,” pesan dr Yuli kepada seluruh relawan.

Sementara itu, dilansir dari laman Kemenkes, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menjelaskan bahwa relawan TCK Batch 3 terdiri atas tenaga kesehatan dan nonkesehatan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Mereka meliputi dokter, dokter gigi, dokter spesialis, psikolog klinis, perawat, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, serta tenaga pendukung lainnya.

Ia menambahkan, selain berasal dari Jakarta, relawan juga direkrut dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Provinsi Sulawesi Selatan dengan basis Makassar, guna memastikan distribusi sumber daya manusia kesehatan yang merata dan responsif terhadap kebutuhan wilayah terdampak.

“Atas nama Kementerian Kesehatan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan Tenaga Cadangan Kesehatan yang telah siap mengabdi. Selamat bertugas dan berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Aceh,” tutup dr Yuli.

Penugasan TCK ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan dasar dan mendukung pemulihan kondisi masyarakat Aceh pascabencana, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian kesehatan berkelanjutan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru