Kamis, 20 Agustus 2026

BPOM Nilai Makanan SPPG Polri Setara Hidangan VIP, Standar Keamanan Pangan Terjaga

Kamis, 22 Januari 2026 11:18 WIB
BPOM Nilai Makanan SPPG Polri Setara Hidangan VIP, Standar Keamanan Pangan Terjaga
Kepala BPOM RI Prof dr Taruna Ikrar MBiomed PhD (tengah) didampingi Kepala Satgas MBG Polri Irjen Pol Nurworo Danang SIK (kanan) memberikan keterangan pers saat meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Cipinang terkait standar keamanan

Jakarta (buseronline.com) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan standar keamanan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.


Apresiasi tersebut disampaikan langsung Kepala BPOM RI, Prof dr Taruna Ikrar MBiomed PhD, saat melakukan kunjungan dan pengecekan proses pengolahan Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur SPPG Polri Cipinang, Jakarta.


Dalam kunjungan tersebut, dilansir dari laman Humas Polri, Prof Taruna menegaskan bahwa BPOM melakukan penilaian secara objektif dengan memperhatikan seluruh tahapan produksi makanan, mulai dari kebersihan lingkungan, proses pengolahan, hingga kualitas akhir makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.


“Saya melihat penilaian kami secara objektif. Kita saksikan secara objektif, dan teman-teman juga melihat kebersihannya,” ujar Prof Taruna di sela-sela peninjauan.


Menurutnya, terdapat keunggulan signifikan yang melampaui standar yang telah ditetapkan BPOM, yakni adanya proses screening atau pengecekan akhir terhadap makanan sebelum dibagikan. Proses tersebut mencakup pengujian kandungan kimia berbahaya seperti arsen, formalin, dan zat lainnya.


“Ada pengecekan kimiawinya, seperti arsen, formalin, dan sebagainya. Itu nilai plus,” jelasnya.


Prof Taruna menilai langkah pengujian makanan yang dilakukan SPPG Polri sebagai kelebihan yang sangat penting, meskipun belum menjadi kewajiban dalam standar keamanan pangan yang ditetapkan BPOM.


Ia menjelaskan bahwa proses pengujian tersebut memerlukan biaya besar, mulai dari penyediaan test kit, reagen, pengambilan sampel, hingga keterlibatan tenaga ahli.


“Kelebihan yang kita temukan adalah adanya pengetesan makanan, meskipun pengetesan tersebut belum diwajibkan dalam standar kami,” katanya.


Lebih lanjut, Prof Taruna menegaskan bahwa standar pengujian makanan di SPPG Polri setara dengan prosedur pengamanan makanan bagi tamu negara atau pejabat tinggi.


“Biasanya, jika presiden atau tamu VIP datang, makanan akan dites terlebih dahulu. Di sini, sebelum makanan sampai ke anak-anak sebagai penerima manfaat, makanan tersebut diuji layaknya makanan VIP. Anak-anak kita diperlakukan seperti VIP,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Pol Nurworo Danang SIK, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan langsung Kepala BPOM RI ke SPPG Polri. Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi motivasi sekaligus kebanggaan bagi jajaran Polri dalam menjalankan program strategis nasional.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Kepala BPOM Republik Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujar Irjen Danang.


Ia menegaskan, kunjungan BPOM merupakan bagian dari penguatan sinergi antar-lembaga dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis.


Sesuai arahan Kapolri, seluruh SPPG Polri diwajibkan menjalankan proses produksi makanan sesuai standar Badan Gizi Nasional serta prinsip tata kelola yang baik, akuntabel, dan berkelanjutan.


“Kami berharap kualitas makanan yang diproduksi oleh SPPG Polri di seluruh Indonesia memiliki kualitas terbaik, sehingga dapat meningkatkan asupan gizi dan kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Irjen Danang.


Ia menambahkan, Program MBG merupakan bagian dari upaya strategis menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus wujud nyata sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.


Dengan penerapan standar keamanan pangan yang ketat dan berlapis, SPPG Polri diharapkan menjadi percontohan nasional dalam penyediaan makanan bergizi yang aman, sehat, dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru