Rabu, 10 Juni 2026

Cegah Penyakit Berbasis Lingkungan, Relawan TCK Kemenkes Lakukan Pengendalian Vektor di Huntara

Senin, 19 Januari 2026 11:14 WIB
Cegah Penyakit Berbasis Lingkungan, Relawan TCK Kemenkes Lakukan Pengendalian Vektor di Huntara
Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan RI dari Sub Klaster Kesehatan Lingkungan melakukan pengendalian vektor melalui pengembunan (fogging) di kawasan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang, Kamis (1

Aceh Tamiang (buseronline.com) - Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan RI melalui Sub Klaster Kesehatan Lingkungan melakukan pengendalian faktor risiko kesehatan di kawasan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang, Kamis.


Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pengendalian vektor, khususnya nyamuk Aedes aegypti, untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah dengue (DBD). Intervensi dilakukan sebelum huntara dihuni, guna memastikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga.


Dilansir dari laman Kemenkes, Trisno Subarkah, Relawan TCK Batch II dari Sub Klaster Kesehatan Lingkungan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari mitigasi risiko kesehatan pascabencana.


“Kami melakukan pengendalian faktor risiko kesehatan lingkungan, salah satunya melalui pengendalian vektor. Kegiatan ini dilakukan sebelum hunian sementara ditempati agar warga dapat tinggal dengan aman dan nyaman tanpa gangguan nyamuk, khususnya Aedes aegypti,” ujarnya.


Sebanyak 12 tenaga sanitasi lingkungan profesional terlibat dalam kegiatan ini. Selain pengendalian vektor menggunakan metode pengembunan (fogging) dengan insektisida sesuai standar, tim juga melakukan pengawasan kualitas air, kondisi jamban, pengelolaan sampah permukiman, dapur umum, serta pengelolaan limbah medis dan limbah B3 di fasilitas kesehatan terdampak.


Trisno menegaskan pentingnya upaya kesehatan lingkungan dalam pelayanan pascabencana untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB).


“Harapannya, hunian sementara ini benar-benar menjadi tempat tinggal yang sehat dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi warga selama masa pemulihan,” tutupnya.


Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kementerian Kesehatan melalui relawan TCK untuk memastikan warga terdampak bencana dapat tinggal di lingkungan yang bersih, aman, dan bebas risiko penyakit berbasis lingkungan. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru