Kemendikdasmen Tegaskan Kesetaraan Pendidikan bagi Siswa Sekolah Negeri dan Swasta
Surabaya (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh pese
Pendidikan 10 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, mengajak masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri apabila mengalami gejala kusta.
Ia menegaskan bahwa kusta bukan penyakit mistik atau kutukan, melainkan penyakit menular yang penyebabnya telah lama diketahui secara ilmiah dan dapat disembuhkan.
“Kusta bukan penyakit mistik atau kutukan. Ini penyakit yang disebabkan oleh bakteri, dan ilmu pengetahuannya sudah jelas sejak lebih dari satu abad lalu,” ujar Menkes Budi dalam media briefing terkait kondisi kusta di Indonesia, Kamis, di Perpustakaan Wisma Habibie Ainun, Jakarta.
Kusta disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini muncul akibat interaksi beberapa faktor, yakni pejamu (host), kuman (agent), dan lingkungan. Penularan terjadi melalui kontak erat dan berkepanjangan dengan penderita kusta.
Gejala kusta dapat berupa bercak kulit merah atau putih yang tidak gatal, tampak mengkilap atau kering bersisik, kulit yang tidak berkeringat, rontoknya alis mata, penebalan pada wajah dan telinga, serta lepuh atau luka tidak nyeri pada tangan atau kaki.
Gangguan saraf juga dapat muncul, seperti nyeri pada saraf tepi, kesemutan, rasa tertusuk, kelemahan otot, deformitas tanpa riwayat kecelakaan, serta ulkus yang sulit sembuh.
Dilansir dari laman Kemenkes, Menkes Budi menegaskan bahwa pengobatan kusta telah tersedia dan efektif. Setelah pengobatan dimulai, risiko penularan dapat dihentikan dalam waktu singkat.
“Begitu pengobatan dimulai, dalam waktu kurang dari satu minggu pasien sudah tidak menularkan lagi,” jelasnya.
Meski demikian, stigma dan disinformasi masih menjadi tantangan utama dalam penanganan kusta. Banyak masyarakat enggan memeriksakan diri sehingga penemuan kasus sering terlambat.
Senada dengan Menkes Budi, peneliti The Habibie Center, Ansori, menilai penanganan kusta tidak hanya masalah medis, tetapi juga sosial. “Banyak orang yang sebenarnya sudah mengetahui dirinya terkena kusta, tetapi memilih menyembunyikannya karena takut terhadap konsekuensi sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa stigma dan diskriminasi membuat penderita enggan berobat, sehingga deteksi dan penyembuhan menjadi tertunda.
Sementara itu, WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa, menekankan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam penanganan kusta secara global.
“Eliminasi kusta tidak hanya tentang pengobatan medis, tetapi juga tentang menghapus stigma dan memulihkan martabat manusia,” kata Sasakawa.
Melalui ajakan ini, Menkes Budi kembali menegaskan pentingnya peran masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala kusta, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. (R)
Surabaya (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh pese
Pendidikan 10 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Kejaksaan Agung melalui Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menetapkan dan me
Hukum & Peristiwa 52 menit lalu
Boston (buseronline.com) Timnas Maroko berhasil meraih kemenangan penting pada laga Grup C Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Skotlandia
Olahraga satu jam lalu
Karanganyar (buseronline.com) Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Bank Jateng untuk memperkuat dukungan permodalan bagi pelaku Usaha
Ekonomi 2 jam lalu
Philadelphia (buseronline.com) Timnas Brasil tampil dominan saat mengalahkan Timnas Haiti dengan skor 30 pada laga matchday 2 Grup C Pial
Olahraga 3 jam lalu
Seattle (buseronline.com) Timnas Amerika Serikat United States mens national soccer team meraih kemenangan meyakinkan 20 atas Australia
Olahraga 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri terus memperkuat sinergi dengan pengelola
Hukum & Peristiwa 15 jam lalu
Watukosek (buseronline.com) Dalam rangka menyambut HUT ke80 Kepolisian Republik Indonesia (Polri), RS Bhayangkara TK III Pusdik Brimob Wa
Hukum & Peristiwa 16 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pemanfaatan aset hasil ra
Hukum & Peristiwa 16 jam lalu
Garut (buseronline.com) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut resmi membuka kegiatan Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026 di G
Pendidikan 17 jam lalu