Minggu, 31 Mei 2026

Wali Kota Bandung Imbau Warga Tenang dan Tetap Jaga Kesehatan Hadapi Superflu

Kamis, 15 Januari 2026 11:14 WIB
Wali Kota Bandung Imbau Warga Tenang dan Tetap Jaga Kesehatan Hadapi Superflu
Seorang tenaga kesehatan memberikan layanan konsultasi medis kepada warga saat kegiatan pelayanan kesehatan di Kota Bandung, Senin (12/1/2026). (Dok/Diskominfo Bandung)

Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau warga untuk tetap tenang menghadapi isu Superflu. Pernyataan ini disampaikan saat kegiatan Siskamling Siaga Bencana Ke-71 di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Senin.


Farhan menegaskan, hingga saat ini tidak ada kasus Superflu yang terkonfirmasi di Kota Bandung, sehingga aktivitas masyarakat tetap aman.


“Baru ada satu pasien yang diduga terinfeksi dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Pasien ini memiliki penyakit penyerta berat, seperti gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit degeneratif lain. Kondisi ini perlu dipahami utuh agar warga tidak panik,” ujar Farhan.


Wali kota menekankan bahwa warga yang sehat dan tidak memiliki penyakit penyerta cukup menjaga pola hidup sehat untuk memperkuat daya tahan tubuh.


“Selama kita sehat dan tidak punya penyakit degeneratif, tidak perlu takut berlebihan. Cukup makan bergizi, istirahat cukup, dan olahraga,” jelas Farhan.


Bagi warga yang memiliki kemampuan finansial, Farhan menyebut vaksin flu bisa menjadi langkah tambahan pencegahan. Bio Farma menyediakan vaksin flu dan vaksin dengue yang dapat diakses secara mandiri oleh masyarakat.


“Ini bukan program pemerintah dan memang berbayar. Namun bagi yang ingin, silakan datang langsung ke klinik Bio Farma,” kata Farhan.


Dilansir dari laman Diskominfo Bandung, Pemerintah Kota Bandung terus memantau isu kesehatan dengan berkoordinasi bersama fasilitas kesehatan dan pemerintah pusat untuk memastikan informasi yang diterima warga akurat.


Farhan memastikan setiap perkembangan resmi akan diumumkan agar masyarakat tetap waspada, namun tanpa rasa takut berlebihan.


“Yang terpenting, kita menjaga kesehatan, tetap tenang, dan mengikuti informasi resmi,” pungkas Farhan. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis
Pasokan Hewan Kurban Nasional Surplus 800 Ribu Ekor
Kementan Pastikan Industri Sawit Tetap Normal, Harga TBS Petani Dijaga
Pemkab Jepara Buka Program Kartu Sarjana 2026, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan Kuliah hingga Semester Delapan
Kementan Perkuat Pengawasan dan Penindakan Mafia Pangan
DKPPP Temanggung Temukan Sapi Kurban Terinfeksi Cacing Hati
komentar
beritaTerbaru