Kamis, 20 Agustus 2026

Tim Kemanusiaan Korlantas Polri Tebar Keceriaan Lewat Trauma Healing untuk Anak Korban Bencana

Sabtu, 20 Desember 2025 11:16 WIB
Tim Kemanusiaan Korlantas Polri Tebar Keceriaan Lewat Trauma Healing untuk Anak Korban Bencana
Tim Kemanusiaan Korlantas Polri berinteraksi dan memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di Posko Pengungsian Islamic Centre Aceh Tamiang, Jumat (19/12/2025). (Dok/Humas Polri)
Aceh Tamiang (buseronline.com) - Tim Kemanusiaan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana banjir dengan memberikan pendampingan trauma healing kepada anak-anak di Posko Pengungsian Islamic Centre Aceh Tamiang, Jumat. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membantu pemulihan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak musibah banjir.

Pendampingan trauma healing tersebut diisi dengan berbagai aktivitas interaktif dan permainan edukatif yang dirancang untuk mengurangi rasa trauma, ketakutan, serta kecemasan anak-anak pascabencana. Melalui pendekatan yang hangat dan menyenangkan, anak-anak diajak berinteraksi, bermain bersama, dan mengekspresikan perasaan mereka secara positif.

Basubdit Dikmas Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri, Aipda Malvinas, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis anak-anak di pengungsian. Anak-anak yang sebelumnya tampak murung dan cemas, kini mulai menunjukkan keceriaan dan mampu menerima kondisi yang mereka alami.

“Alhamdulillah, anak-anak di sini rasa traumanya sudah mulai berangsur-angsur hilang. Mereka sudah mulai happy dan menerima keadaan ini. Hal yang paling menyenangkan bagi mereka, saat saya tanyakan, adalah mereka di sini punya banyak teman,” ujar Aipda Malvinas.

Ia menjelaskan, sebelum terjadinya bencana banjir, anak-anak cenderung sibuk dengan aktivitas masing-masing. Namun, kondisi di pengungsian justru menumbuhkan kebersamaan, di mana anak-anak lebih sering berkumpul, bermain, dan saling menguatkan satu sama lain.

“Selama ini mereka sibuk dengan dunianya masing-masing, tetapi dengan adanya peristiwa seperti ini mereka jadi punya banyak teman dan selalu berkumpul,” tambahnya.

Aipda Malvinas juga mengungkapkan bahwa rasa takut anak-anak terhadap hujan dan petir yang sempat muncul pascabanjir kini mulai berkurang. Anak-anak sudah lebih terbiasa dan mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan pascabencana.

“Alhamdulillah, anak-anak di sini kalau ditanya ada hujan atau petir takut atau tidak, mereka menjawab tidak takut lagi. Intinya mereka sudah biasa dengan keadaan seperti ini dan sudah menerima kondisi yang ada,” pungkasnya.

Kegiatan trauma healing yang dilaksanakan Tim Kemanusiaan Korlantas Polri ini diharapkan dapat membantu memulihkan mental dan semangat anak-anak agar tetap ceria, optimis, dan kuat menghadapi situasi sulit akibat bencana banjir.

Polri melalui Korlantas berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Timnas Voli Putra Indonesia Uji Kekuatan Lawan Kamboja Jelang Asian Games 2026
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
komentar
beritaTerbaru