Minggu, 05 Juli 2026

Komunikasi Darurat di Daerah Bencana Diperkuat Lewat Bantuan Starlink Kemenkes

Rabu, 10 Desember 2025 06:12 WIB
Komunikasi Darurat di Daerah Bencana Diperkuat Lewat Bantuan Starlink Kemenkes
Petugas Dinas Kesehatan Aceh dan tim pusat mengoperasikan Posko HEOC untuk memantau situasi kesehatan di wilayah terdampak bencana. (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan RI memperkuat jaringan komunikasi darurat di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera dengan memasang perangkat Starlink pada fasilitas kesehatan, posko darurat, dan pusat koordinasi penanganan krisis.

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan jaringan telekomunikasi yang rusak akibat banjir bandang dan longsor, sehingga koordinasi logistik, rujukan pasien, hingga pelaporan situasi dapat kembali berjalan optimal.

Di Provinsi Aceh, total 9 unit Starlink telah dipasang di:

Aceh Tamiang (3 unit)

Aceh Timur (2 unit)

Kota Langsa (1 unit)

Pidie Jaya (1 unit)

Bener Meriah (1 unit)

HEOC Provinsi Aceh (1 unit)

Seluruh perangkat kini beroperasi penuh dan membantu memperlancar layanan kesehatan, pelaporan situasi, serta distribusi bantuan ke wilayah yang sebelumnya sulit terhubung.

Di Provinsi Sumatera Utara, terdapat 5 unit Starlink yang terpasang di:

Tapanuli Selatan (1 unit)

Tapanuli Tengah (1 unit)

Mandailing Natal (1 unit)

Langkat (1 unit)

HEOC Provinsi Sumut (1 unit)

Penguatan jaringan ini membantu mempercepat pemutakhiran informasi kebutuhan, meningkatkan koordinasi antarposko, serta mempermudah proses rujukan pasien dari daerah terdampak.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Barat, 1 unit Starlink ditempatkan di Kabupaten Agam sebagai lokasi prioritas. Perangkat ini memastikan komunikasi antara tenaga kesehatan, posko lapangan, dan pusat komando tetap stabil, sehingga pelaporan dan distribusi logistik bisa dilakukan lebih cepat.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menegaskan bahwa pemasangan Starlink menjadi langkah cepat untuk menjamin kelancaran komunikasi saat infrastruktur telekomunikasi konvensional lumpuh.

“Komunikasi adalah kunci dalam setiap respon kedaruratan. Dengan Starlink, kita memastikan koordinasi, pengiriman bantuan, dan rujukan medis tetap berjalan dengan cepat dan akurat,” ujarnya.

Agus menambahkan bahwa Kemenkes akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap menambah perangkat bila diperlukan untuk mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah terdampak.

Kehadiran Starlink di posko-posko kesehatan telah memberikan dampak signifikan, terutama dalam memastikan informasi krisis tersampaikan secara real time untuk memudahkan proses pengambilan keputusan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru