Kamis, 16 Juli 2026

Pemkot Bandung Dorong Warga Bersinergi Capai Kota Zero New Stunting

Kamis, 20 November 2025 06:05 WIB
Pemkot Bandung Dorong Warga Bersinergi Capai Kota Zero New Stunting
Seorang ibu bersama anaknya menerima kunjungan petugas dalam kegiatan pemantauan kesehatan dan pencegahan stunting di salah satu permukiman di Kota Bandung, Selasa (18/11/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting dan memastikan seluruh anak di Kota Bandung tumbuh sehat, cerdas, dan kuat.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya Kang Pisman, Buruan Sae, dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan stunting bukan hanya bergantung pada pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kita semua tentu berharap anak-anak di Kota Bandung tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Pemerintah terus berupaya, tapi keberhasilan ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat,” ujar Farhan, Selasa.

Farhan menuturkan bahwa masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mengelola pangan secara bijak, hingga ikut mendukung tersedianya dapur sehat di wilayah masing-masing.

“Lingkungan yang bersih, pengelolaan pangan yang baik, dan kebiasaan makan sehat adalah langkah sederhana yang punya dampak besar. Warga bisa mulai dari rumah masing-masing,” jelasnya.

Program Dashat, yang dibiayai dari anggaran Pemkot Bandung, diprioritaskan untuk membantu Bayi di Bawah Dua Tahun (Baduta), balita, serta ibu hamil berisiko stunting. Periode baduta atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) disebut sebagai fase emas yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

Wali Kota Farhan menekankan bahwa keberlanjutan Dashat di tingkat kelurahan menjadi kunci penting untuk mencapai target Kota Bandung.

“Harapan kami, setiap kelurahan yang memiliki Dashat bisa terus aktif mengolah dan menyediakan makanan sehat bagi keluarga berisiko stunting. Kalau kita konsisten, Bandung bisa menjadi Kota Zero New Stunting,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai program penguatan gizi dan lingkungan yang telah berjalan selama ini merupakan bagian dari strategi besar Kota Bandung untuk menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Bandung optimistis dapat mewujudkan Kota Zero New Stunting. Pemkot juga terus mendorong partisipasi warga untuk memulai pola hidup sehat dari lingkungan keluarga.

Langkah ini diharapkan menghasilkan generasi masa depan yang lebih sehat, berkualitas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan kota. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Korlantas Polri Sosialisasikan Perpol Nomor 5 Tahun 2025, Perkuat Standar Pendidikan Mengemudi
Satlat Brimob Korbrimob Polri Gelar Pelatihan Jibom dan SAR untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel
Kapolda Sumsel Tutup Kejuaraan Menembak Piala Kapolda 2026, Tekankan Semangat Pengabdian dan Soliditas Personel
Pemerintah RI Berduka atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Bupati Taput Tinjau MPLS di SMPN 1 Tarutung, Tekankan Pendidikan Karakter dan Literasi
1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di 364 Sekolah Lewat Program Probidik Gema Jabar
komentar
beritaTerbaru