Sabtu, 07 November 2026

NTT Resmi Jadi Bagian Peta Layanan Stroke Nasional Usai Sukseskan Operasi Clipping–Coiling–Bypass

Rabu, 19 November 2025 09:14 WIB
NTT Resmi Jadi Bagian Peta Layanan Stroke Nasional Usai Sukseskan Operasi Clipping–Coiling–Bypass
Direktur RSUP Ben Mboi bersama jajaran pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan mengikuti konferensi pers peningkatan layanan stroke secara daring dari Kupang, Sabtu (15/11/2025). (Dok/Kemenkes)
Kupang (buseronline.com) - Layanan stroke di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatatkan sejarah baru. RSUP Ben Mboi Kupang berhasil melaksanakan operasi perdana clipping, coiling, dan bypass pembuluh darah otak, menjadikan NTT sebagai provinsi pertama di kawasan Timur Indonesia yang mampu menangani ketiga prosedur tersebut secara mandiri. Keberhasilan ini menandai kemajuan signifikan dalam pemerataan layanan stroke nasional.

Direktur RSUP Ben Mboi, dr Annas Ahmad, menyebut keberhasilan operasi ini sebagai tonggak penting pengembangan layanan stroke di wilayah tersebut.

“RS Ben Mboi telah meningkatkan kapasitas layanan stroke, yang ditandai dengan dilaksanakannya operasi perdana clipping, coiling, dan bypass pembuluh darah otak,” ujar dr Annas dalam konferensi pers, Sabtu.

Tindakan clipping pertama dilakukan pada 13 November terhadap pasien perempuan berusia 56 tahun. Operasi berlangsung sekitar empat jam dan berjalan lancar.

Menurut dr Annas, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi intens dengan rumah sakit pengampu nasional dan regional, termasuk RS PON dan RSUP Ngurah Rai, serta dukungan langsung dari Menteri Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan NTT, drg Iien Adriany, yang mewakili Gubernur NTT, menilai capaian ini sebagai momentum transformasi layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia.

“Untuk pertama kalinya, pusat layanan di kawasan Timur Indonesia mampu melaksanakan tindakan bedah saraf dan intervensi endovaskuler otak berstandar nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan ini membuat masyarakat tidak lagi bergantung pada rujukan ke luar pulau.

Jejaring pengampuan yang dibangun bertujuan menyetarakan standar layanan antara pusat dan daerah, sehingga pasien tidak perlu menempuh perjalanan panjang untuk mendapatkan penanganan stroke yang cepat dan tepat.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik pencapaian ini dan mendorong percepatan perluasan pengampuan ke seluruh provinsi di Indonesia.

“Rumah Sakit PON bersama rumah sakit pengampu lainnya harus bisa mempercepat perluasan layanan ini ke 34 provinsi,” kata Menkes.

Ia berharap keberhasilan RSUP Ben Mboi menjadi pemicu percepatan penyediaan layanan stroke komprehensif hingga tingkat kabupaten/kota, sehingga masyarakat di NTT dapat memperoleh penanganan cepat dan tepat atas kondisi yang mengancam nyawa.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan berkualitas ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya di kawasan timur yang sebelumnya terbatas aksesnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Wali Kota Bandung Dorong Sektor Ritel Jadi Penggerak Pengentasan Kemiskinan
Pemprov Sumut Gandeng AFEBI Perkuat Sinergi Akademisi dan Pemerintah Bangun Ekonomi Daerah
Wagub Sumut Dorong Sekolah Kristen Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan SDM
KPK Ajak Mahasiswa ISI Bali Kampanyekan Antikorupsi Lewat Karya Komik
Polri Mutasi 264 Pati dan Pamen pada November 2026, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
Speling Jateng Jangkau 1.660 Desa, Layani Lebih dari 133 Ribu Warga
komentar
beritaTerbaru