Sabtu, 10 Oktober 2026

Dukung Kesembuhan Penderita TBC dengan Menghapus Stigma

Kamis, 13 November 2025 06:19 WIB
Dukung Kesembuhan Penderita TBC dengan Menghapus Stigma
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha memberikan sambutan pada kegiatan Kampanye TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) di area Car Free Day, Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Minggu (9/11/2025). (Dok/Kemenkes)
Bogor (buseronline.com) - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap penderita tuberkulosis (TBC) sebagai langkah krusial menuju target eliminasi TBC pada 2030.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Kampanye TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) di Car Free Day Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Dalam sambutannya, Sekjen Kunta mengapresiasi terselenggaranya kampanye tersebut dan menekankan bahwa kegiatan semacam ini harus diikuti aksi nyata di lapangan, bukan sekadar seremonial.

“Intinya adalah kita harus menindaklanjuti setelah ini. Jangan hanya seremonial, harus ada tindak lanjutnya,” ujar Kunta.

Ia menekankan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam penanggulangan TBC bukan hanya pengobatan, tetapi stigma sosial yang masih melekat di masyarakat. Stigma ini bisa muncul dari lingkungan keluarga, tempat kerja, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

“Teman-teman penderita TB ini harus dikasih dukungan karena mereka sedang berjuang untuk sembuh. Jangan dihindari atau dikucilkan, tapi justru diajak dan didukung untuk berobat,” jelasnya.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Prof Ojat Darojat, menambahkan bahwa eliminasi TBC harus menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menemukan kasus TBC secara aktif dan memastikan pengobatan tuntas.

Hingga kini, hampir 4.000 desa dan kelurahan siaga TBC telah terbentuk di 90 kabupaten/kota di 22 provinsi. Kabupaten Bogor diharapkan menjadi salah satu wilayah yang memperkuat gerakan ini.

Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 menetapkan target eliminasi TBC pada 2030 dengan menurunkan angka insiden dari 387 per 100.000 penduduk menjadi 65 per 100.000 penduduk.

Dukungan moral dan sosial terhadap penderita TBC menjadi kunci keberhasilan pengobatan sekaligus langkah awal menuju Indonesia bebas TBC.

Kampanye TOSS TBC ini juga menjadi momentum edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya deteksi dini, pengobatan tuntas, dan pemberdayaan komunitas dalam menghapus stigma terhadap penderita. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Wabup Lantik 12 Pejabat Pemkab Taput, dr Tiurma Sinaga Kembali Menjadi Kapus Siborong-borong
Gagal Tiga Kali Tak Bikin Mundur, Anak Satpam di Deliserdang Taklukkan Seleksi Taruna AAL
DVI Polri Identifikasi 63 Korban KM Virgo Transport 8, 17 Jenazah Masih Diproses
Siswa SMK Muhammadiyah Sumpiuh Kenali Teknologi Lalu Lintas di NTMC Korlantas Polri
Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan
RS Bhayangkara Brimob Jalani Survei Akreditasi KARS, Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
komentar
beritaTerbaru