Rabu, 12 Agustus 2026

Polri Dorong Inovasi Menu Lokal untuk Tingkatkan Program Makan Bergizi Gratis di Bali

Sabtu, 01 November 2025 09:07 WIB
Polri Dorong Inovasi Menu Lokal untuk Tingkatkan Program Makan Bergizi Gratis di Bali
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau operasional dapur bergizi gratis (SPPG) Plawa Polda Bali bersama Irjen Pol Iman Prijantoro dan Irjen Pol Daniel Adityajaya di Denpasar, Kamis (30/10/2025). (Dok/Humas Polri)
Denpasar (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungannya terhadap Program Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program nasional ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di seluruh Indonesia.

Salah satu bentuk konkret dukungan Polri diwujudkan melalui Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) atau dapur bergizi gratis yang dikelola langsung oleh jajaran kepolisian.

Dari total 692 unit SPPG yang telah dibangun di berbagai wilayah Indonesia, SPPG Plawa Polda Bali menjadi salah satu dapur percontohan yang kini beroperasi penuh, melayani ribuan anak penerima manfaat dengan makanan yang sehat, higienis, dan bernilai gizi tinggi.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung operasional SPPG Plawa, Kamis.

Dalam kunjungan tersebut, Dedi menekankan pentingnya inovasi dalam pengolahan menu lokal agar program gizi gratis ini tidak hanya bergizi tinggi tetapi juga menarik dan disukai anak-anak.

“Kandungan gizi yang tinggi akan lebih bermakna jika diolah dengan rasa yang disukai anak-anak. Inovasi menu lokal bukan hanya menjaga kekayaan kuliner Indonesia, tetapi juga memastikan anak-anak makan dengan senang hati setiap hari,” ujar Dedi.

Menurutnya, setiap dapur SPPG Polri perlu memiliki menu khas daerah sebagai identitas sekaligus simbol inovasi kuliner. Hal itu bertujuan agar program MBG tidak hanya menjadi pusat distribusi pangan sehat, tetapi juga menjadi wadah edukasi gizi seimbang dengan sentuhan cita rasa lokal.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri turut didampingi Irjen Pol Iman Prijantoro, Irjen Pol Daniel Adityajaya, dan Brigjen Pol I Komang Sandi Arsana. Rombongan meninjau langsung dapur utama, ruang penyimpanan bahan makanan, serta proses distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat di wilayah Denpasar dan sekitarnya.

SPPG Polri dikenal memiliki sistem ketahanan pangan (food security) yang terintegrasi dan diawasi secara ketat, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap distribusi makanan. Setiap proses pengolahan melibatkan ahli gizi serta pengawasan rutin oleh tim internal Polri, guna memastikan standar higienitas, keamanan, dan kelayakan pangan terpenuhi.

Selain itu, Polri juga menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, perawatan sarana dan prasarana dapur, serta pengawasan peralatan seperti kompor industri, pengering ompreng, dan sistem penyimpanan bahan pangan.

Hingga 30 Oktober 2025, Polri telah mengoperasikan 233 unit SPPG dari total 692 unit yang direncanakan. Sebanyak 70 unit siap beroperasi, sementara 389 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Di Provinsi Bali sendiri, terdapat 10 unit SPPG, dengan rincian 2 unit telah beroperasi, 4 unit siap operasional, dan 4 unit lainnya dalam proses pembangunan.

Menutup kunjungannya, Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar penyediaan makanan bagi anak-anak, tetapi merupakan bagian penting dari upaya membangun generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dengan gizi yang cukup. Itulah bagian dari tugas mulia Polri hari ini dan ke depan,” tegas Dedi.

Program ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, dengan memastikan setiap anak bangsa memperoleh asupan gizi seimbang untuk tumbuh kembang yang optimal. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
USU Relokasi Sementara Chapel, Kegiatan Ibadah Tetap Difasilitasi
Gladi Parsial HUT ke-81 RI Dimulai di Istana Merdeka, 336 Ribu Warga Antusias Mendaftar
Pemkab Taput Kembangkan ECO-Ulos Berbasis Limbah Pertanian
Hari Anak Nasional, BBPMP Jabar Perkuat Komitmen Wujudkan PAUD Aman dan Berkualitas
Korlantas Polri Tambah Mobil Dikmas Lantas, Edukasi Keselamatan Sasar Anak Usia Dini
Menkeu Purbaya Tekankan Pengawasan APBN untuk Jaga Stabilitas Ekonomi NTT
komentar
beritaTerbaru