Senin, 06 Juli 2026

Penanganan Stenosis Laringotrakeal Berhasil, RSUD Moewardi Terapkan Montgomery T-Tube

Jumat, 17 Oktober 2025 07:26 WIB
Penanganan Stenosis Laringotrakeal Berhasil, RSUD Moewardi Terapkan Montgomery T-Tube
Tim dokter RSUD Dr Moewardi Surakarta melakukan tindakan pemasangan Montgomery T-Tube (MTT) pada pasien dengan stenosis laringotrakeal di ruang operasi rumah sakit setempat, Rabu (15/10/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Surakarta (buseronline.com) - RSUD Dr Moewardi berhasil menangani kasus stenosis laringotrakeal, penyempitan saluran udara antara laring dan trakea, dengan melakukan pemasangan Montgomery T-Tube (MTT). Tindakan ini dilakukan pada pasien lansia dan remaja melalui metode Cold & Coblation Excision dengan pendekatan Direct Laryngoscopy, Rabu.

Direktur RSUD Dr Moewardi, Zulfachmi Wahab, menjelaskan kedua pasien, yaitu Tn S (60) dan An A (16), mengalami stenosis laringotrakeal derajat 3–4. Kondisi ini membuat mereka sesak napas meski sudah memakai kanul trakeostomi dan tidak dapat bersuara selama penggunaan alat tersebut.

“Kondisi ini tergolong kompleks dan jarang terjadi, terutama pada pasien dengan riwayat operasi berulang dan penyakit penyerta,” ujar Zulfachmi.

Zulfachmi menjelaskan bahwa metode Cold & Coblation Excision memiliki dua keunggulan utama: mengangkat jaringan stenosis dengan perdarahan minimal dan meminimalkan risiko granulasi ulang melalui aplikasi obat Mytomicin.

“Pascaoperasi, kondisi kedua pasien stabil tanpa perdarahan dan sesak napas. Aliran udara melalui hidung telah normal, dan fungsi bicara perlahan mulai pulih. Pemasangan Montgomery T-Tube direncanakan berlangsung enam bulan hingga satu tahun,” tambahnya.

Pasien akan menjalani perawatan lanjutan dengan follow-up rutin, terapi wicara bersama dokter rehabilitasi medis, serta pemantauan fungsi napas dan suara hingga satu tahun, untuk memastikan tidak terjadi kekambuhan stenosis.

Tindakan ini merupakan pertama kali dilakukan oleh Tim Dokter Spesialis THT-BKL RSUD Dr Moewardi, bekerja sama dengan Konsultan Laring Faring RSUD Dr Saiful Anwar Malang, M Dwijo Murdiyo, serta mendapat dukungan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher Indonesia (Perhati-KL) Cabang Solo.

Selain itu, dr Diar Mia Ardani hadir sebagai pemateri Kuliah Pakar di RSUD Dr Moewardi, memperkuat aspek edukasi bagi tim medis. Operasi yang berlangsung selama 90 menit ini juga didukung Tim Anestesi, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dan Dokter Spesialis Anak rumah sakit setempat.

“Pencapaian ini membuktikan komitmen RSUD Dr Moewardi sebagai rumah sakit rujukan sekaligus pusat inovasi medis yang terus berkembang. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga dan membuka peluang penanganan lebih banyak kasus stenosis laringotrakeal di masa mendatang,” ungkap Zulfachmi.

Ketua KSM THT-KL RSUD Dr Moewardi, Putu Wijaya Kandhi, menekankan bahwa pemasangan Montgomery T-Tube meningkatkan kualitas hidup pasien, terutama kemampuan bernapas dan berbicara.

“Dengan metode Cold & Coblation Excision, peluang perbaikan kondisi pasien mencapai 80–90% pascatindakan. Risiko kekambuhan sumbatan jalan napas juga dapat ditekan karena bahan silikon pada Montgomery T-Tube aman untuk pemasangan jangka panjang,” pungkas Putu.

Langkah inovatif ini menjadi bukti RSUD Dr Moewardi berperan aktif dalam menghadirkan layanan medis canggih sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien di bidang otorinolaringologi. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru