Selasa, 07 April 2026

Pemerintah Sediakan Rontgen Gratis untuk Percepat Penemuan Kasus TBC di Daerah

Senin, 22 September 2025 10:14 WIB
Pemerintah Sediakan Rontgen Gratis untuk Percepat Penemuan Kasus TBC di Daerah
Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono berinteraksi dengan warga saat meninjau kegiatan pemeriksaan kesehatan dan penemuan kasus aktif TBC di Puskesmas Teras, Kabupaten Boyolali, Jumat (19/9/2025). (Dok/Kemenkes)
Boyolali (buseronline.com) - Pemerintah terus menggencarkan upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui program pemeriksaan kesehatan gratis dan penemuan kasus aktif (active case finding). Langkah ini menjadi salah satu prioritas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat TBC di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof Dante Saksono Harbuwono menyampaikan, kasus TBC di Indonesia masih cukup tinggi sehingga membutuhkan penanganan serius.

“TBC menjadi masalah penting, karena di Indonesia jumlah kasusnya diperkirakan mencapai 1.060.000 orang. Saat ini baru sekitar 90 persen yang berhasil teridentifikasi dan ternotifikasi,” ujar Prof Dante saat meninjau kegiatan active case finding TBC di Puskesmas Teras, Kabupaten Boyolali, Jumat.

Menurutnya, capaian notifikasi tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2022 notifikasi kasus baru 56 persen, sekarang sudah naik berkat program percepatan melalui pemeriksaan rutin dan active case finding yang mampu menemukan kasus aktif yang sebelumnya tidak terdeteksi,” jelasnya.

Prof Dante menambahkan, banyak kasus TBC tidak terdiagnosis karena gejalanya sering disangka penyakit ringan.

“Ada pasien yang semakin kurus atau nafsu makan menurun, sering disangka sakit maag biasa, padahal TBC,” ujarnya.

Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah pemeriksaan TBC menggunakan rontgen secara massal. Pemerintah daerah Jawa Tengah sudah memulainya, dan terbukti efektif menemukan kasus.

Ke depan, pemerintah pusat merencanakan penyediaan alat rontgen untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

“Kalau anggaran mencukupi, setiap dari 514 kabupaten/kota akan mendapatkan alat rontgen. Alat ini akan digunakan secara bergilir ke kecamatan-kecamatan dan diberikan gratis untuk masyarakat dalam rangka pemeriksaan kesehatan maupun active case finding TBC,” tegasnya.

Selain rontgen, deteksi dini juga dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan formulir skrining. Dengan kombinasi metode ini, Prof. Dante optimistis angka kasus TBC dapat ditekan secara signifikan.

Berdasarkan data Kemenkes, angka kematian akibat TBC masih tinggi, yakni 386 kasus per 100 ribu penduduk pada tahun 2022. Target nasional menurunkan angka tersebut menjadi 65 per 100 ribu penduduk pada 2030.

Program percepatan penanggulangan TBC merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah didorong aktif mendukung program ini melalui alokasi anggaran, pelatihan tenaga kesehatan, hingga sosialisasi masif ke masyarakat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru