Kamis, 20 Agustus 2026

Dinkes Kota Bandung: Pengunjuk Rasa Tidak Ada yang Dirawat Inap

Selasa, 02 September 2025 10:14 WIB
Dinkes Kota Bandung: Pengunjuk Rasa Tidak Ada yang Dirawat Inap
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, memberikan keterangan pers terkait penanganan peserta unjuk rasa di Gedung Sate dan DPRD Jawa Barat di Bandung, Sabtu (30/8/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung memastikan tidak ada peserta unjuk rasa yang harus menjalani rawat inap pada aksi yang berlangsung di sekitar Gedung Sate dan Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (29/8/2025).

Plt Kepala Dinkes Kota Bandung, Sony Adam, menyebut seluruh peserta aksi yang sempat mendapat perawatan medis telah dipulangkan. Sebanyak 15 orang dievakuasi ke rumah sakit rujukan, dengan rincian 7 orang ke RSHS, 2 orang ke RS Borromeus, dan 6 orang ke RS Sariningsih.

“Tidak ada korban yang sampai harus dirawat inap. Semua kembali dipulangkan setelah mendapat perawatan,” kata Sony, Sabtu (30/8/2025).

Sony menambahkan, ratusan orang memperoleh penanganan medis dari tim kesehatan Dinkes Kota Bandung akibat berbagai keluhan selama unjuk rasa. “Total ada lebih dari 250 orang yang ditangani tim kesehatan di berbagai titik, sebagian besar karena sesak napas, iritasi mata, dan luka ringan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan lapangan, 45 orang pendemo ditangani langsung di ambulans yang siaga di sejumlah titik. Di Aula Universitas Islam Bandung tercatat 208 orang mendapat perawatan, terdiri atas 68 mahasiswa, 40 pelajar, 16 pengemudi ojek online, dan 76 warga umum. Dari jumlah tersebut, 188 laki-laki dan 20 perempuan.

Sementara itu, Aula Universitas Pasundan menerima 60 peserta aksi dengan keluhan gangguan pernapasan, iritasi mata, dan luka. Sony menjelaskan, keluhan terbanyak adalah sesak napas dan iritasi mata, yang kemungkinan besar akibat paparan gas air mata. Semua korban mendapat penanganan sesuai prosedur medis.

Dinkes Kota Bandung bekerja sama dengan Public Safety Center (PSC) Kota Bandung serta PSC Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung untuk memperkuat layanan kesehatan selama aksi berlangsung. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
BRT Mebidang Resmi Beroperasi, Bobby Nasution Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum
5 Bomber Siap Bersaing Rebut Sepatu Emas Premier League 2026/2027
Kemenkes Dirikan Dua RS Lapangan di NTT Pascagempa 7,7 Magnitudo
Playfit Kids Resmi Dibuka di Medan, Hadirkan Wahana Bermain dan Edukasi Anak
Pemprov Jabar Salurkan 24 Bibit Sapi untuk Perkuat Peternakan Rakyat
Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Meski Kalah 1-2 dari Singapura
komentar
beritaTerbaru